Suara Denpasar – Suporter PSIS Semarang, Panser Biru kecewa pasca tim kesayangannya ditekuk Persis Solo dengan skor meyakinkan 2-0.
Panser Biru menilai kekalahan PSIS Semarang dikarenakan sejumlah pemain seperti Carlos Fortes yang tak menampilkan performa terbaik, hingga keputusan blunder platih Gilbert Agius yang memasukkan pemain muda Tri Setiawan sejak menit awal.
Yan ama Tri Setiawan mendapat kritikan tajam dari Panser Biru karena kerap membuat kesalahan di lini tengah PSIS Semarang, sehingga menjadi ancaman berbahaya bagi pertahanan Laskar Mahesa Jenar.
Kekesalan Panser Biru atas performa Tri Setiawan membanjiri kolom komentar pada laman Instagram PSIS Semarang.
“Tri Klamar klemer koyok ranndue visi,” komentar akun @papajennar
“Evaluasi, Start pertama wis salah leboke tri, wis ngerti keno mental blunder terus ora ditarik ndadak ngenteni babak 2 ki wahpooo, Goal ke 2 kesalahan kiper mengantisipasi bola jelas masih ada 2 pemain duel wahpo ndadak metu gawang. Intine underperform kabeh bar prei dowo,” komentar akun @dekarizu.
“Sering heran Karo Agius, wayah pertandingan geden mesti enek starter sing kurang meyakinkan di pasang. Trus kadang pas wayah onfire pemain sing lagi panas malah di ganti,” komentar akun @kyerlga.
Sementara itu, bomber asing PSIS Semarang, Carlos Fortes juga tak luput dari kritikan Panser Biru. Bahkan sejumlah supporter meminta managemen Laskar Mahesa Jenar untuk mengganti Carlos Fortes dengan striker lain yang dapat menjadi mesin gol.
“Fortes gethuk sumpah,” komentar akun @sela_good
“Wayahe ganti striker, fortes wes ra mashokk blasss,” komentar akun cahyaas_
"Fortes kon dodol coto cekk," komentar akun @erlindataa_. (*/Ana AP)