Suara Denpasar – Striker haus gol milik Arema FC, Gustavo Almeida harus melewatkan kesempatan perdana merasakan atmosfer laga Derby Jatim melawan Persebaya Surabaya pada Sabtu (23/9/2023) mendatang.
Gustavo Almeida harus absen karena akumulasi kartu kuning setelah empat kali beruntun mendapat kartu kuning dari wasit sehingga hal itu memaksanya absen membela Arema FC saat melawan rivalnya, Persebaya.
Penyerang berpaspor Brasil itu pun curhat bahwa di laga melawan Persita Tangerang pekan lalu ia merasa seperti diincar wasit.
Dilansir Suara Denpasar dari akun Instagram, @quotesarema pada Selasa (19/9/2023). Gustavo Almeida merasa kartu kuning yang diterimanya setelah berduel dengan bek Persita, Cristian Rontini kurang fair.
Striker yang sudah mengemas sembilan gol di kompetisi BRI Liga 1 2023-2024 itu menyebut duelnya dengan pemain lawan adalah yang pertama kali dan tanpa peringatan terlebih dahulu, wasit langsung mengganjarnya dengan kartu kuning.
Hal itulah yang membuat Gustavo Almeida merasa ada yang janggal dengan keputusan wasit, Zetman Pangaribuan yang memimpin laga Arema FC vs Persita Tangerang pekan lalu.
“Wasit sepertinya sudah mengincar saya untuk diberikan kartu kuning. Saya rasa ini (keputusan wasit) sangat aneh,” ungkap Gustavo Almeida.
Tanpa Gustavo Almeida, praktis Arema FC akan bertumpu pada duet Dedik Setiawan dan Charles Lokolingoy untuk bisa menjebol gawang Persebaya.
Jika keduanya tidak perform karena mendapat penjagaan ketat dari pemain lawan. Arema FC masih memiliki opsi lain dalam diri penyerang gaek, Greg Nwokolo dan Dendi Santoso hingga Muhammad Rafli. (*/Rizal)