Suara Denpasar - Usai kalah dari China Taipei di Grup F ajang Asian Games, Timnas Indonesia U-24 punya catatan sejarah baru. Kekalahan yang sama pernah terjadi pada tahun 1991 kala Timnas Indonesia U-24 menjamu China Taipei. Berikut ulasan pertemuan keduanya di jenjang kelompok usia.
Sedikit informasi, ajang Asian Games 2022 telah memberikan pembatasan usia pemain yang dapat ikut serta yakni di bawah 24 tahun alih-alih 23 dikarenakan pada saat itu ajang tengah mundur akibat dilanda Covid-19 selama 1 tahun.
Timnas Indonesia U-23 pertama kali menjejal kekuatan China Taipei U-23 pada babak Kualifikasi Olimpiade 1992 yang kala itu dilaksanakan pada 16 Juni 1991. Saat itu, tim Merah Putih tumbang dengan skor 2-1.
Pada pertemuan kedua untuk ajang Kualifikasi Olimpiade 1992 yang dilaksanakan pada tanggal 13 Juli 1991, Timnas Indonesia U-23 harus menelan pil pahit dengan kekalahan 1-3.
Pada pertemuan berikutnya di Kualifikasi Olimpiade 2000 yang kala itu diadakan pada 24 Mei 1991 dan Garuda muda Indonesia berhasil menang 2-1.
Sedangkan pada tanggal 12 Agustus 2018, Timnas Indonesia U-23 lagi-lagi bertemu dengan China Taipei di ajang Asian Games 2018. Tim asuhan Luis Milla ini mendapatkan kemenangan mutlak dengan angka 4-0.
Dan pertemuan yang terakhir ini, Timnas Indonesia U-23 berhasil membantai China Taipei dengan skor 9-0 pada ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 yang diselenggarakan pada 9 September 2023 lalu.
Setelah kejadian pada tahun 1991 kali ini kekalahan Garuda muda terulang kembali. Dengan catatan tersebut maka keduanya sudah pernah bertemu sebanyak 5 kali dengan rekor kemenangan 4 kali dan kalah baru 1 kali.
Timnas Indonesia U-24 harus mengakui kehebatan China Taipei U-24 pada Matchday kedua yang berlangsung di Zhejiang Normal University East Stadium, China yang dilansir dari laman Suara.com pada Kamis (21/9/2023) jam 15.00 sore WIB kemarin.
Baca Juga: Liga 1 Akan Ditiadakan? Erick Thohir Minta PT LIB Berhentikan Liga karena Penyebab Ini
Dengan kekalahan ini tentunya Indra Sjafri kena pukulan telak oleh China Taipei yang sebelumnya dibantai 9-0 kala Shin Tae-yong menjadi nahkoda tim.
Indra Sjafri, pelatih Timnas Indonesia U-24 terlihat memakai pendekatan Jose Mourinho atau orang-orang menyebutnya sebagai strategi parkir bus.
China Taipei dalam pertandingan sengit ini mengandalkan serangan balik yang mampu mengalahkan Timnas Indonesia U-24 dengan memperoleh skor 1-0.
Pada babak kedua, China Taipei berhasil mencetak gol ketika 2 menit baru berjalan. Gol tersebut didapat ketika Chin Wen Yen menyambar umpan silang yang diberikan oleh rekannya dari arah sisi kiri pada kotak penalti.
Tembakkan yang diberikan Chin Wen Yen nampak tidak keras dengan jarak yang lumayan dekat dengan Adi Satryo. Namun sayangnya Adi Satryo tidak cukup cepat dalam mengantisipasi serangan yang diberikan oleh Chin Wen Yen.
Timnas Indonesia U-24 mencoba mengejar ketertinggalan setelah kebobolan. Tetapi sayangnya, serangan yang dilakukan oleh Timnas Indonesia U-24 tidak berbuah manis.