Suara Denpasar - Pemain naturalisasi Timnas Indonesia seharga Rp34,76 Miliar terancam dicoret Shin Tae-yong jelang kontra Brunei Darussalam.
Adapun pemain naturalisasi yang dimaksud tersebut ialah Sandy Walsh, bek Timnas Indonesia.
Sandy Walsh terancam absen membela skuad Garuda dalam laga play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan pada 12 dan 17 Oktober 2023 lantaran kondisi buruk yang sedang dialaminya.
Sebagaimana dilaporkan Media Belgia, Gazen van Antwerpen (GVA), Sandy Walsh saat ini diketahui mengalami gegar otak ringan pasca membela KV Mechelen melawan OH Leuven dalam lanjutan Liga Belgia, Sabtu (23/9/2023) lalu.
"Sandy Walsh mengalami gegar otak ringan," tulis GVA dalam sebuah artikelnya dikutip Selasa (26/9/2023).
Meski ringan, namun belum dijelaskan secara pasti berapa lama waktu yang dibutuhkan Sandy Walsh untuk kembali pulih.
Dilansir dari akun Instagram pengamat sepakbola @gozipbola, situasi yang dialami Sandy Walsh disebabkan karena benturan kepala yang terjadi pada menit ke-11. Tepatnya, ketika dia melanggar pemain OH Lauven, Thorsteinsson di kotak penalti. Saat terjatuh, terjadi benturan kepala yang cukup keras.
Usai insiden itu, Sandy Walsh hanya mampu bertahan selama lima menit di lapangan sebelum akhirnya ditarik ke luar pada menit ke-16.
Selain menggugurkan Sandy dari pertandingan, insiden itu juga berujung penalti untuk lawan. Ini karena pemain 28 tahun tersebut melakuykan pelanggaran di kotak terlarang timnya sendiri.
Akibatnya, KV Menchelen yang dibela Sandy Walsh terpaksa harus menelan kekalahan 1-2 dari OH Leuven.
Terkait dengan kondisi Sandy sendiri, apabila ia tak kunjung membaik, maka besar kemungkinan Shin Tae-yong pun tak bisa menggunakan jasanya saat Timnas Indonesia melawan Brunei Darussalam.
Sehingga, mau tak mau Shin Tae-yong harus mencoret namanya dalam daftar skuad yang dibawanya pada 12 dan 17 Oktober mendatang. (*)