PIP Salurkan Pembiayaan Rp1,85 Triliun di Bali dan Nusa Tenggara, Buleleng Terbanyak

Suara Denpasar

Rabu, 27 September 2023 | 06:15 WIB
PIP Salurkan Pembiayaan Rp1,85 Triliun di Bali dan Nusa Tenggara, Buleleng Terbanyak
Ismed Saputra (kiri). (Suara Denpasar/ Rovin Bou)

Suara Denpasar - Pusat Investasi Pemerintah (PIP) telah menyalurkan Rp1,85 triliun pembiayaan kepada pelaku usaha Ultra Mikro atau Umi di wilayah Bali dan Nusa Tenggara dengan menjangkau sebanyak 496.500 nasabah.

Direktur Utama PIP, Ismed Saputra mengatakan di Bali penyaluran pembiayaan terbesar ada di Kabupaten Buleleng. Karena memiliki banyak pelaku usaha ultra mikro.

"Di Bali paling banyak di Buleleng. Total 33.863 nasabah sehingga gelontoran dana mencapai Rp.138.134 miliar," terang Ismed di Denpasar, Selasa (26/9/2023).

Ismed menjelaskan penyaluran di wilayah Bali saja melibatkan 10 lembaga penyalur yakni PNM, Pegadaian, KSPS UGT Sidogiri, KSP Sari Sedana, KSP Sila Mukti KSP Jujur Utama Mandiri, KSU Krama Bali, KSP Guna Prima, PT REFI, dan LKM Gentha Persadha. 

Dengan melibatkan 10 Lembaga Penyalur Bukan Bank (LKBB) tersebut, dinilai mampu menggeliatkan UMKM di seluruh Bali.

Sebagai Badan Layanan Umum (BLU) Kementerian Keuangan yang bertugas menjadi koordinator pendanaan pembiayaan ultra mikro, PIP menyalurkan pembiayaan dan pendampingan bagi usaha ultra mikro yang sulit mengakses pembiayaan perbankan.

"Tujuannya agar usaha ultra mikro mendapatkan pembiayaan yang mudah dan cepat serta menambah jumlah wirausahawan yang mendapat fasilitas pembiayaan dari pemerintah," ucapnya.

Adapun kriteria usaha yang menjadi fokus PIP adalah pada usaha yang belum memiliki legalitas usaha (NIB, NPWP) dan sertifikasi produk (PIRT, BPOM, Sertifikasi Halal).

Kemudian pada usaha yang dijalankan oleh individu dan tidak melibatkan banyak tenaga kerja.

Selain itu pada usaha yang jenis komoditi atau barang yang diproduksi atau dijual tidak tetap, atau berganti sewaktu-waktu.

Dan juga pada usaha yang tempat usahanya bisa berpindah sewaktu-waktu yang pengelolaan keuangan pribadi dan keuangan usaha belum dipisahkan.

"Program pemerintah yang menyediakan fasilitas pembiayaan dengan plafon maksimal Rp20 juta per orang bagi usaha ultra mikro yang belum dapat mengakses program pembiayaan dari perbankan," kata Ismed. 

Adapun syarat mendapat dana penyaluran pembiayaan dari PIP melalui lembaga penyalur itu cukup mudah. Yaitu memiliki NIK (KTP-elektronik) dan sedang tidak menerima kredit program pemerintah (KUR). (*/Ana AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wow! Tas dari Kertas Bekas Warga Buleleng Bali Masuk Top 10 Terlaris di Mall Sarinah Jakarta

Wow! Tas dari Kertas Bekas Warga Buleleng Bali Masuk Top 10 Terlaris di Mall Sarinah Jakarta

Denpasar | Selasa, 26 September 2023 | 17:22 WIB

Sidang Dugaan Korupsi Mantan Kajari Buleleng di Bali, Direktur CV Aneka Ilmu Ditahan di Kerobokan

Sidang Dugaan Korupsi Mantan Kajari Buleleng di Bali, Direktur CV Aneka Ilmu Ditahan di Kerobokan

Denpasar | Jum'at, 22 September 2023 | 08:13 WIB

Terkini

Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita

Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:51 WIB

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis

Polytron Indonesia Open 2026: Kembalinya Demam Bulu Tangkis dan Inovasi yang Tak Pernah Habis

Sport | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:35 WIB

Situs Pemetaan Calon Murid Baru Jabar Down Saat Pengumuman

Situs Pemetaan Calon Murid Baru Jabar Down Saat Pengumuman

Jabar | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:30 WIB

Metronome oleh izna: Rangkul Identitas Diri Jadi Standar Utama dalam Hidup

Metronome oleh izna: Rangkul Identitas Diri Jadi Standar Utama dalam Hidup

Your Say | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:30 WIB

IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism

IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:30 WIB

Adu Spek Samsung Galaxy A17 4G vs Infinix Hot 70: Pilih HP Murah yang Mana?

Adu Spek Samsung Galaxy A17 4G vs Infinix Hot 70: Pilih HP Murah yang Mana?

Tekno | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:12 WIB

Mengenal Anjuran Makan Bubur Suro 1 Muharram, Ini Makna dan Resep Spesial

Mengenal Anjuran Makan Bubur Suro 1 Muharram, Ini Makna dan Resep Spesial

Lifestyle | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:10 WIB

Kiosnya Diratakan Alat Berat, Pedagang Puncak Pass Bingung Cari Tempat Jualan Baru

Kiosnya Diratakan Alat Berat, Pedagang Puncak Pass Bingung Cari Tempat Jualan Baru

Bogor | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:10 WIB

Nyore di Kafe Petli: Cerita Reuni dan Langit Senja yang Memilih Sembunyi

Nyore di Kafe Petli: Cerita Reuni dan Langit Senja yang Memilih Sembunyi

Your Say | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:05 WIB