Suara Denpasar - Laman Instagram Resmi BEM Udayana @bem_udayana dilaporkan telah diretas setelah dengan keras mengkritik politik dinasti Jokowi.
Sebelumnya, BEM Udayana mempublikasikan postingan "Politik Sayang Anak Ala Jokowi" postingan tersebut diunggah di laman Instagram resmi @bem_udayana pada Senin, (16/10/2023). Postingan tersebut menuai pro-kontra dari berbagai kalangan.
"Kami bersuara melalui sosial media dikarenakan letak geografis kami yang jauh dari ibukota, sehingga belum bisa membersamai secara langsung kawan-kawan BEM SI di Gedung MK, namun demikian kami siap hadir dan turun ke jalan tanggal 20 nanti. Kami kecewa dengan diterima sebagian permohonan yang diajukan terkait batas usia capres-cawapres," tegas Presiden Bem Unud, I Putu Bagus Padmanegara melalui pesan WhatsApp, pada Selasa (17/10/2023).
Dini hari tadi, lanjut Padma, sekitar pukul 02.00 WITA tiba-tiba akun Instagram kami logout dari seluruh perangkat yang terhubung, dan tiba-tiba masuk notifikasi ganti password ke surel kami.
Hingga siang ini akun Instagram tersebut belum bisa di akses. Cara ini tentu sama sekali tidak dibenarkan dan telah membunuh kebebasan berpendapat, apalagi suara kritis dari mahasiswa.
"Saya benar-benar mengecam segala bentuk pembungkaman dari siapapun. BEM Udayana tegak lurus mengawal segala kebijakan dari Pemerintah, baik eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Bahwa hadirnya kritik dari kami, menandakan kami muak melihat kondisi pemerintahan hari ini."
"Kami benar-benar marah, dengan upaya pembungkaman yang kami rasa sudah diluar batas wajar, beberapa waktu lalu kawan kami BEM UI juga sempat diretas twitternya, dan bahkan hingga kini masih belum bisa diakses. Tentu ini menandakan kemunduran demokrasi di Indonesia," tandas Padma. (*/Ana AP)