Suara Denpasar - Manajemen Persebaya lagi-lagi membuat keputusan yang kontroversi. Baru-baru ini, Persebaya diketahui melepas Salman Alfarid untuk dipinjamkan ke Gresik United.
Tentu saja, keputusan ini menuai protes Bonek mania. Bagaimana tidak, performa Salman Alfarid sebenarnya masih sangat bagus. Terbukti, pemain kelahiran 2002 ini pernah dipanggil ke Timnas Indonesia. Tidak heran jika harga transfernya mencapai Rp869 juta.
Sayangnya, selama di Persebaya ia tidak pernah mendapatkan menit bermain yang cukup. Sontak, keputusan ini pun banjir cibiran Bonekmania.
Mereka menilai, alih-alih melepas Salman Alfarid, Persebaya diminta lebih baik melepas Yohanes Kandaimu, pemain yang kerap dipanggil “Rudiger-nya Persebaya.”
“MENDING IKI DARIPADA KADAIMU (yang dipertahankan),” protes @apep_ae di kolom komentar Instagram @persebayafans.27.
“Arek iki (Salman) padahal enak cok daripada Rudiger,” ujar @dharmaawaann
“Kenopo kok kudu Salman cok!! Duhhhh mending iki ketimbang Rudiger,” imbuh @novanlaksono
Selain Yohanes Kandaimu, Bonek juga menilai bahwa performa Salman sebenarnya masih jauh lebih baik daripada Nuri Fasya.
“Tidak terima!!! Harus nya Nuri Fasya yang di loan. Iki pikirane manajemen nandi? Seenggaknya klarifikasi alasan di loan,” protes @ilhamapr_
Baca Juga: Youssef Ezzejjari Masuk Radar Persebaya Surabaya, Ternyata Cuma Jadi Plan B?
“Menejemen @officialpersebaya edan. Pemain berlabel timnas gak dikei menit bermain, saiki malah dipinjamno. apa kabar @nurifasya dll sing gak ngalor gak ngidul bolooooo!!!!,” geram @cz.tanto.
Sebelumnya memang sudah senter soal kabar bahwa Persebaya akan melepas banyak pemainnya pada bursa transfer musim ini. Kabar soal transfer Salman Alfarid ini pun diungkap akun Instagram @persebayafans.27 pada Rabu (01/11/2023) kemarin.
“LOAN! Salman Alfarid dipinjamkan ke Gresik United sampai akhir musim. Good Luck, Man!,” tulis akun tersebut. (*/Ana AP)