Suara Denpasar - PSS Sleman harus menerima kekalahan 0-1 atas Bali United FC di laga pekan ke-18 lanjutan Liga I pada Jumat (3/11/2023) di Stadion Maguwoharjo.
Hasil minor tersebut, memperpanjang catatan tim berjuluk Super Elang Jawa itu tak tak pernah menang 9 laga secara beruntun.
Sang pelatih, Bertrand Crasson pun mengungkapkan kekecewaannya akibat hasil tersebut.
"Tentu saja kami kecewa.. kami sudah banyak melakukan semua usaha.. banyak peluang yang tercipta," kata Crasson dikutip dari laman resmi ligaindonesiabaru.com pada Sabtu (4/11/2023).
Meski begitu, ia tetap optimis bahwa PSS Sleman pasti akan bangkit di pertandingan berikutnya.
Pasalnya, menurut pelatih asal Belgia itu, skuad Super Elang Jawa bermain dengan hati.
"Jika dilihat pemain PSS semua bermain dengan hati di laga ini.. apabila kita bisa terus bermain baik.. pasti kita bisa menjadi lebih baik lagi kedepannya," tambahnya.
Selain itu, kapten tim PSS Sleman, Kim Kurniawan juga kecewa atas hasil dari kontra Bali United FC tersebut.
"Tentunya mengecewakan pastinya jika bermain di kandang kalah lagi," ungkap Kim dikutip dari unggahan akun Instagram @pssleman.
Pemain berusia 33 tahun itu kembali mengatakan bahwa evaluasi dan perbaikan sangat diperlukan.
"Kita harus realistis bahwa masih banyak hal yang diperbaiki.. banyak hal yang harus kita latih," imbuhnya.
Suporter PSS Sleman pun meyakini kekalahan tersebut bukan lah dari faktor minimnya taktik sang pelatih.
"Taktik sudah bagus.. mungkin kemampuan pemain yang masih kurang," tulis @dhenykurniamrulloh dikutip di kolom komentar unggahan akun Instagram tersebut.
"Sebenarnya sudah ada peningkatan.. namun kemampuan pemainnya sudah mentok," timpal @ekyduta.
"Sebenarnya penampilanmu yang nggak jelek-jelek banget.. tapi memang masih kurang beruntung, semangat man," pungkas @andriicashter22_.(*/Ana AP)