Suara Denpasar - PSSI sudah membongkar calon pemain naturalisasi baru untuk Timnas Indonesia senior, hal tersebut disampaikan oleh Arya Sinulingga, anggota Exco PSSI.
Berdasarkan keterangan Arya, ciri-ciri pemain naturalisasi itu ialah berusia 23 sampai 27 tahun.
"Mudanya bukan muda banget, tapi udah matang lah. Ya sekitar 23-27 lah (usia). Kan (untuk Timnas) senior ya, tapi masih muda," ungkapnya dikutip Suara Denpasar dari akun instagram @timnasbolaindonesia pada Rabu, (8/11/2023).
Arya Sinulingga juga menyampaikan bahwa sosok pemain naturalisasi baru ini tentu sesuai dengan kebutuhan Shin Tae-yong sebagai pelatih, sehingga perlu dicek oleh sang pelatih juga.
"Pasti disesuaikan dengan kebutuhan pelatih, kami ini tergantung pelatih ini. Saya yakin Coach Shin Tae-yong pasti sudah cek juga," pungkasnya.
Kisi-kisi pemain naturalisasi baru untuk Timnas Indonesia itu menimbulkan banyak spekulasi dari para pecinta sepakbola.
Salah satu nama yang digadang-gadang sebagai pemain naturalisasi itu adalah Ilias Alhaft, pemain kelahiran Belanda berusia 26 tahun.
Spekulasi itu terlihat pada kolom komentar postingan tersebut.
"Kalo striker menurut aku ada: Daen Zandbergen, Delano Ladan, Ilias Alhaft, Ragnar Oratmangoen, Gyani Manuel atau enggak Jelte Pal..," prediksi akun @frederickusdicky.
Ilias Alhaft tengah berkarir di klub FC Noah di Liga Armenia, posisinya di lapangan hijau ialah sebagai sayap kanan.
Dikutip dari transfermarkt.co.id, sepanjang karirnya di bidang sepakbola, pemain tersebut sudah mengumpulkan 39 gol.
Jika Shin Tae-yong memilih Ilias Alhaft untuk dinaturalisasi, maka lini depan Timnas Indonesia akan menambah kekuatannya, terutama di posisi sayap kanan. (*/Dinda)