Suara Denpasar – Klub Liga 1 Bhayangkara FC menjadi sorotan netizen usai “mencomot” 2 pemain berlabel Timnas Indonesia, yakni I Putu Gede Juni Antara dari Persib Bandung dan Witan Sulaeman dari Persija Jakarta.
Meski hanya berstatus pemain pinjaman, namun kepindahan Putu Gede dan Witan Sulaeman ke Bhayangkara FC rupanya mendapat sorotan tajam dari Jakmania dan Bobotoh. Kedua supporter ini tak rela bila pemain favoritnya bergabung dengan Bhayangkara FC.
“Gak mampu bayar ya jadinya pakai surat dinas,” komentar akun @rintoaditiyaa pada kolom komentar Instagram Bhayangkara FC @bhayangkarafc saat memposting kembalinya Putu Gede ke Bhayangkara FC.
“Surat tugas mengalahkan surat kontrak,” komentar akun @arsyad_arpan12
Terbaru, setelah memperkenalkan Putu Gede dan Witan Sulaeman sebagai rekrutan anyar di paruh musim, Bhayangkara FC harus rela melepas salah satu punggawanya pada November ini.
Dia adalah pemain yang memiliki market value Rp1,30 Miliar Zulfahmi Arifin. Ya Zulfahmi Arifin dilepas Bhayangkara FC karena habis kontrak, melainkan untuk bergabung dengan Timnas Singapura.
Melansir dari laman transfermarkt, Zulfahmi Arifin merupakan pemain Timnas Singapura sejak di kelompok umur U-21 hingga senior.
Zulfahmi Arifin dilepas Bhayangkara FC untuk bergabung dengan Timnas Singapura lantaran kualifikasi Piala Dunia 2026.
“National Team Calling @zulfahmiarifin23,” tulis akun Instagram Bhayangkara FC @bhayangkarafc. (*/Ana AP)