Namun yang bersangkutan terus berteriak dan marah-marah sembari melemparkan perkataan “Mati kau,” dan beberapa saat kemudian orang tersebut mengeluarkan sebuah pistol dan mengacungkannya.
Karena merasa suasana semakin berbahaya, anggota Satpol PP yang memeriksa tadi lalu mundur ke dalam kantor, dan disaat yang bersamaan datang sekelompok orang yang berjumlah sekitar 25 orang yang mendobrak pintu gerbang dan menyerbu ke dalam kantor sambil berteriak-teriak.
Mereka langsung melakukan penyerangan secara membabi buta terhadap anggota Satpol PP menggunakan tangan kosong dan beberapa potongan kayu. Ada dugaan jika kelompok orang tersebut sebelumnya telah menunggu komando di sebelah Timur pintu gerbang.
Mereka lanjut menyerang dengan membabi buta ke setiap anggota Satpol PP dengan cara memukul, menendang, menginjak dan menganiaya anggota Satpol PP. Suasana yang tidak terkendali itu pun membuat anggota Satpol PP berusaha mengamankan diri masing-masing.
Selain menganiaya anggota Satpol PP, beberapa dari mereka juga ada yang merusak mobil dinas, melempar berbagai benda keras, serta merobohkan sepeda motor milik anggota Satpol PP. Aksi mereka berlangsung sekitar 30 menit.
Setelah melakukan penganiayaan dan pengerusakan, kelompok orang tidak dikenal tersebut kemudian pergi meninggalkan kantor Satpol PP. Seiring dengan itu, para perempuan PSK yang sebelumnya berhasil diamankan juga sudah tidak ada, dan pergi dari kantor Satpol PP. (*/Ana AP)