Suara Denpasar - Capres nomor urut 1 sekaligus mantan gubernur Jakarta, Anies Baswedan menyebut dirinya sebagai gubernur yang paling banyak memberikan izin untuk pembangunan tempat ibadah selama ia menjabat.
Pernyataan tersebut disampaikannya ketika capres nomor urut 2 Prabowo Subianto menanyakan soal sering adanya penolakan saat pemeluk agama minoritas ingin membangun rumah ibadah pada debat perdana Capres-Cawapres, Selasa (12/12/2023).
"Dan kalau boleh saya laporkan, dalam sejarah gubernur Jakarta yang paling banyak memberikan izin rumah ibadah adalah gubernur Anies Baswedan," ungkap Anies dikutip dari kanal YouTube KPU RI yang menayangkan debat capres yang pertama.
“Termasuk ketika umat Islam mau mendirikan masjid dan tidak bisa mendapat izinnya,” lanjutnya.
Anies juga mengungkapkan selama menjabat sebagai gubernur Jakarta, terdapat antrean panjang soal perizinan pembangunan rumah ibadah yang tak kunjung rampung.
Bahkan banyak izin-izin pembangunan gereja yang tak kunjung selama puluhan tahun bisa rampung ketika Anies menjabat sebagai gubernur Jakarta.
Capres nomor urut 2 tersebut menyampaikan bahwa kunci untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah lewat dialog.
Antrean yang amat panjang yang tidak pernah selesai dan kemudian banyak kelompok agama dari mulai Hindu, Kristen yang mengalami kesulitan mendirikan tempat ibadah mereka menerima izin tempat ibadah dan mereka bisa beribadah dengan baik," ungkap Anies.
"Saya bicara ketika umat Kristen memiliki gereja tidak bisa mendapatkan izin dari masyarakat saya bicara dan semuanya akhirnya mendapatkan izin untuk bisa beribadah," pungkasnya.
Baca Juga: Bersiap Jalani Debat Perdana Capres-Cawapres, Pasangan Ganjar-Mahfud Siap Tampil Memukau
Debat pertama capres digelar pada Selasa (12/12/2023) malam, dan disiarkan secara langsung di kanal YouTube KPU RI dan beberapa stasiun televisi.
Tema debat capres yang pertama berfokus pada beberapa topik pembahasan. Yakni hukum dan HAM, pemerintahan, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.
Debat selanjutnya bakal digelar pada Jumat (22/12/2023) yang akan mempertemukan para cawapres. (*/Ana AP)