Suara Denpasar- Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu kembali ingatkan masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) akibat adanya peningkatan kembali kasus COVID-19 dalam beberapa minggu terakhir.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 6 Desember 2023, rata-rata kasus harian COVID-19 bertambah sebanyak 35-40 kasus. Sementara, pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit tercatat antara 60-131 orang.
Dilansir dari Instagram resmi Pemerintah Kabupaten Tabanan @tabananofficial yang membagikan Surat Edaran Dinas Kesehatan Provinsi Bali Nomor 13070 Tahun 2023 tentang Kewaspadaan Terhadap Lonjakan Kasus Covid-19 di Provinsi Bali.
Dalam surat tersebut, diberitahukan kepada masyarakat pelaku perjalanan luar negeri agar segera melengkapi vaksinasi Covid-19 baik dosis primer maupun booster. Lalu wajib menggunkan masker selama berada di area rumah sakit. Semua faskes tetap memberikan layanan vaksinasi Covid-19. Serta, Melaporkan setiap ditemukan kasus Covid-19 melalui sistem pelaporan All New Record (ANR).
Diilansir dari sehatnegeriku.kemkes.go.id, kenaikan kasus ini didominasi oleh subvarian Omicron XBB 1.5 yang juga menjadi penyebab gelombang infeksi Covid-19 di Eropa dan Amerika Serikat. Selain varian XBB Indonesia juga sudah mendeteksi adanya subvarian EG2 dan EG5.
Meski dikatakan ada kenaikan, namun jumlah tersebut masih jauh lebih rendah diibandingkan saat pandemi, dimana kasus Covid-19 mencapai 50.000 hingga 400.000 kasus per minggu.
Maxi Rein pun mengingatkan masyarakat jika sedang sakit harus mewajibkan diri memakai masker. Cuci tangan dengan sabun, serta menjaga imunitas dengan konsumsi makanan yang bergizi. Serta tidak lupa menjaga jarak, apalagi saat sedang sakit.
“Yang sakit, sekarang mewajibkan diri sendiri pakai masker, cuci tangan pakai sabun, menjaga imunitas dengan konsumsi makanan bergizi seimbang, kemudian jaga jarak, apalagi kalau sedang sakit agar tidak menularkan,” kata Dirjen Maxi dilansir dari sehatnegeriku.kemkes.go.id pada Kamis, 14 Desember 2023.
Ia juga mengingatkan, masyarakat perlu waspada apabila mengalami gejala penyakit yang mengarah pada Covid-19, seperti batuk, pilek, demam dan gangguan pernapasan, agar segera melakukan pemeriksaan antigen, serta dengan kesadaran diri melakukan isolasi mandiri di rumah jika gejalanya ringan. Namun jika gejalanya berat, agar langsung periksakan diri ke rumah sakit.
Baca Juga: Belum Lama Gabung Persebaya, Paulo Henrique Sudah Jadi Sorotan Bonek
Tidak lupa, Dirjen Maxi juga mendorong masyarakat terutama kelompok rentan agar segera melakukan vaksinasi Covid-19 baik dosis lengkap maupun booster yang sampai akhir tahun masih gratis untuk seluruh masyarakat. Karena tahun depan, hanya untuk kelompok rentan seperti lansia dan orang dengan penyakit penyerta serta immunocompromised (orang yang memiliki masalah dengan sistem imun). (*/Dinda)