Suara Denpasar – Jeda kompetisi BRI Liga 1 2023-2024 yang berhenti untuk sementara waktu selama gelaran Piala Asia 2023 tak dinilai sebagai sesuatu yang buruk bagi Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak.
Selama ini jeda kompetisi dianggap momok sebagai tim karena harus kembali lagi memulai dari nol ketika performa tim sedang bagus-bagusnya. Namun bagi Bojan, jeda kompetisi memberi dampak positif bagi Persib yang tengah bersaing sengit di papan atas klasemen.
Menurut pelatih berkebangsaan Kroasia itu, jeda kompetisi akan membuat pemain memiliki waktu yang cukup untuk merefresh kondisi mental dan fisik mereka yang jenuh dengan padatnya jadwal kompetisi.
Hal itulah yang kemudian membuat tim pelatih Persib memberi jatah libur kepada para punggawa tim berjuluk Maung Bandung itu.
Bojan pun juga membandingkan jeda kompetisi BRI Liga 1 dengan kompetisi di negara-negara Eropa sebagai kiblat sepak bola modern.
“Terkadang ini (jeda kompetisi) bagus seperti di banyak negara di Eropa. Ada dua masa jeda dan ini bagus bagi pemain untuk memulihkan mental dan fisiknya karena musim kompetisi di Indonesia cukup panjang, 34 laga di liga, ditambah ada laga internasional,” beber eks juru taktik PSM Makassar tersebut.
“Jadi itu normal untuk mendapat libur panjang,” jelas Bojan.
“Jadi ini bagus bagi pemain mengisi ulang tenaganya dan kembali merasa lapar menghadapi putaran kedua,” tegasnya.
Skuad Persib diberi jatah libur selama dua pekan dan akan kembali berkumpul dan memulai kembali aktivitas latihan tim pada awal Januari 2024 mendatang.
Baca Juga: Lagi-lagi, Warganet Ungkap Keirian dengan Hubungan Hito Caesar dan Felicya Angelista: Lucu Banget...
Saat ini Persib masih berada di posisi ke-3 di tangga klasemen sementara dengan koleksi 40 poin. Mereka hanya berjarak satu poin dengan Bali United yang menempati posisi runner up. (*/Rizal)