Suara Denpasar – Pemain muda milik Persija Jakarta, Muhammad Rahyan Hannan mengaku kagum dengan mentalitas yang ditunjukkan bek senior timnya, Ondrej Kudela.
Bek asal Republik Ceko itu menjadi bintang penentu kemenangan Persija saat melawan PSS Sleman beberapa waktu lalu.
Kemenangan atas PSS Sleman begitu penting bagi Persija yang di tiga laga sebelumnya hanya meraih hasil imbang secara beruntun.
Ditunjuk sebagai algojo penalti dengan beban yang cukup berat karena performa tim inkonsisten. Kudela berhasil menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa Persija meraih kemenangan tipis 1-0 atas PSS Sleman.
Kemenangan yang tidak hanya menjaga asa tim berjuluk Macan Kemayoran merangsek ke papan atas tetapi juga menutup laga terakhir mereka di tahun 2023 dengan hasil manis.
Mentalitas yang ditunjukkan Kudela itulah yang membuat Hannan kagum.
“Sangat gila mentalnya. Pada saat mengambil penalti melawan PSS dia (Kudela) bisa sangat tenang. Terlebih pressure untuk menang di depan suporter pasti terasa berat,” ujar pemain berusia 19 tahun itu dilansir dari laman resmi klub, Minggu (24/12/2023).
“Belum lagi dengan kiper PSS yang sempat memecah konsentrasi,” sambungnya.
Hannan mengakui bahwa kematangan mental yang ditunjukkan eks pemain Sparta Praha itu tak lepas dari pengalaman dan juga jam terbang yang dimilikinya selama berkiprah di sepak bola Eropa.
Baca Juga: Tak Selamanya Negatif, Pelatih Persib Sebut Jeda Kompetisi Punya Dampak Positif
Ia pun tak ragu menyebut sosok Kudela sebagai contoh bagi para pemain muda Persija.
“Jam terbang memang menentukan, mental kuat. Kudela akan menjadi contoh yang bagus untuk pemain muda,” tegas Hannan.
Selepas jeda kompetisi BRI Liga 1 2023-2024 berakhir. Persija bakal menghadapi tantangan yang tidak mudah menghadapi sang pemuncak klasemen, Borneo FC pada 6 Februari 2024 mendatang. (*/Dinda)