Wanita Jambi Korban Ditipu Pria Jadi-jadian Akui Sakit Hati Dituding Lesbian

Suara Depok

Kamis, 14 Juli 2022 | 20:45 WIB
Wanita Jambi Korban Ditipu Pria Jadi-jadian Akui Sakit Hati Dituding Lesbian
suara.com

Depok.suara.com - Kisah seorang wanita bernama Nur asal Jambi yang mengaku ditipu seseorang bernama Erayani sempat mencuri perhatian warganet. Pasalnya Erayani sampai berpura-pura menjadi dokter pria dengan nama Ahnaf Arrafif untuk menjerat korbannya. 

Eryani bahkan sampai menikahi Nur selama 10 bulan, sebelum penyamarannya terbongkar dan membuatnya kini berurusan dengan polisi. Pasalnya Nur mengalami banyak kerugian, dirinya sampai kehilangan uang Rp300 juta lebih, 

Kisah ini jelas diwarnai dengan banyak spekulasi liar dari warganet, termasuk tudingan jika korbannya juga seorang penyuka sesama jenis sehingga sampai tidak menyadari suaminya adalah seorang perempuan.

"Banyak sekali netizen-netizen yang berpikir Nur itu juga punya penyimpangan," ungkap Deddy Corbuzier yang menjadi tuan rumah acara podcast tempat Nur mengungkapkan ceritanya, dikutip Suara.com pada Kamis (14/7/2022).

Namun dengan tegas Nur membantah tudingan tersebut. "Tidak ada penyimpangan seksual," katanya.

Ia merasa sakit hati mendapati  warganet tega menudingnya penyuka sesama jenis, apalagi karena mereka tidak memahami berbagai penderitaan yang dialami Nur selama periode pernikahan tersebut.

Mulai dari disekap di kamar, tidak diperbolehkan menggunakan handphone, tidak diperkenankan mengelola sendiri rekening tabungannya, sampai hampir dibunuh di air terjun.

"Kalau dengar pemberitaan yang ngatain saya lesbi, saya nggak kayak gitu. Mereka tidak tahu apa yang saya alami selama 4 bulan dikurung di Lahat, mereka nggak tahu," tutur Nur.

"Tiga kali saya dibawa ke air terjun, satu kali saya mau ditenggelemin ke sungai, mereka kan nggak tahu itu," lanjutnya yang sampai membuat Deddy terkejut. "Mungkin kalau Ibu telat bawa tim buser, mungkin saya udah nggak ada di sini."

baca juga

Nur mengaku sudah mengungkap kisah percobaan pembunuhan ini kepada polisi. Kemungkinan hal ini akan dilakukan pelaku setelah harta benda korban habis.

"Kemungkinan emang setelah saya sadar, saya mau dibunuh. Karena kan udah nggak ada uang lagi, nggak bisa morotin saya lagi," ujar Nur di sela tangisannya.

Pendamping Nur yang hadir di podcast tersebut mengungkap kliennya pernah dibawa oleh pelaku ke sebuah air terjun yang berlokasi cukup jauh dari pemukiman warga. Di sana Nur kemudian coba ditenggelamkan di air terjun dengan arus yang sangat deras.

"(Saya) disuruh mandi, (saya) ke air terjun 3 kali," ungkapnya. "Yang ketiga kali, saya disuruh mandi tapi posisinya saya pegang tangan dia, itu sama bapak angkatnya."

Saat itu arus air terjun begitu deras, namun beruntung ia masih sempat berpegangan erat pada pelaku sehingga tidak sampai hanyut.

"Saya kan pegangin tangan dia ya. Mungkin kalau saya nggak kenceng pegangnya, saya bisa langsung didorongnya. Itu kan air terjun deres banget, alirannya langsung ke sungai," jelasnya.

Bahkan tangan suaminya itulah satu-satunya yang bisa dipakai untuk berpegangan. Sehingga bisa dibayangkan bahaya yang mengancam jika korban sampai terlambat memegang tangan pelaku.

"Dibohonginnya begitu? Biar sembuh nggak diguna-guna gitu katanya?" tanya Deddy.

"Iya. Waktu itu, dia bilangnya Ibu yang jahat, Ibu yang mau nyakitin saya," balas Nur. "Terus waktu tahun baru saya dipindahin, itu saya dibawa ke sungai, sama aja saya disuruh nyelem (untuk dibersihkan)."

Namun beruntung ibu korban segera melapor ke polisi hingga berhasil menjemput kembali sang buah hati yang sudah berbulan-bulan dilarikan oleh pelaku. Kini kasus penipuan tersebut masih bergulir di ranah hukum.

"(Saya berharap) dihukum seadil-adilnya pelaku," tegas Nur, tersirat juga berharap keadilan serupa ikut dirasakan oleh keluarga pelaku yang kini bersikap seolah tak ada beban.

Perjalanan Singkat Kasus Penipuan oleh Erayani

Erayani mengadopsi identitas sebagai Ahnaf Arrafif dan berkenalan dengan korbannya lewat aplikasi kencan online. Hubungan tersebut lalu berlanjut sampai ia menikah siri dengan korban selama 10 bulan.

Kepada korban dan keluarganya, Erayani mengaku bekerja sebagai dokter dengan sederet gelar akademis, salah satunya lulusan sebuah universitas di New York, Amerika Serikat.

Namun lama-kelamaan keluarga korban mulai curiga apalagi karena Erayani tak kunjung menunjukkan identitas yang telah dijanjikan. Sampai akhirnya keluarga korban melaporkan dugaan penipuan tersebut ke kepolisian setempat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Wanita yang Katanya Sudah Haid sejak Batita, Bisa Hamil Juga Dong?

Kisah Wanita yang Katanya Sudah Haid sejak Batita, Bisa Hamil Juga Dong?

Mamagini | Kamis, 14 Juli 2022 | 19:27 WIB

2 Bulan Buron karena Kasus Penipuan, Buluk Superglad Akhirnya Ditemukan

2 Bulan Buron karena Kasus Penipuan, Buluk Superglad Akhirnya Ditemukan

Lampung | Kamis, 14 Juli 2022 | 19:04 WIB

Hanya dengan Kekuatan Pikiran, Wanita Ini Bisa Raih Orgasme Tanpa Bantuan Seks

Hanya dengan Kekuatan Pikiran, Wanita Ini Bisa Raih Orgasme Tanpa Bantuan Seks

Lifestyle | Minggu, 17 Juli 2022 | 21:55 WIB

Terkini

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Santriwati di Ponpes Malang Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Turun Tangan

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:57 WIB

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Apa Itu Mindfulness? Bukan Memaksa Diri Selalu Berpikir Positif, Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:55 WIB

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

Malaysia Khawatir Mahasiswa Terdampak Kabut Asap Indonesia, Kampus Mulai Dipantau

News | Senin, 14 September 2026 | 09:53 WIB

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Mimpi Ekspor ke Swedia Pupus, Gudang Kerajinan Jati di Ngawi Terbakar Hebat

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 09:51 WIB

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

6 Shio Anak Pembawa Hoki dan Rezeki Besar bagi Orang Tua

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 09:50 WIB

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Lille Rebut Puncak Ligue 1, Calvin Verdonk Cuma Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:45 WIB

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 09:43 WIB

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bulu Kuduk Ivan Mamut Merinding di GBK, 16 Menit Kemudian Jadi Pahlawan Persija

Bola | Senin, 14 September 2026 | 09:40 WIB

×