Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Pondok Pesantren di Depok Hangus Terbakar

Suara Depok

Jum'at, 22 Juli 2022 | 08:46 WIB
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Pondok Pesantren di Depok Hangus Terbakar
Potret Ilustrasi kebakaran (Ilustrasi/istimewa)

Depok.suara.com, Sebuah Pondok Pesantren bernama Aribatul Muhtasor yang terletak di RT 05/5 di Kampung Prigi Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan Kota Depok hangus terbakar, Kamis 21 Juli 2022 sore.

Pengasuh Ponpes Aribatul Muhtasor, KH. Yakri Marzuki mengatakan, peristiwa kejadian kebakaran menghanguskan bangunan dua lantai yang dipergunakan santri sebagai kamar.

Api berawal berasal dari kamar belakang yang ada di lantai 2 tempat tidur santri. 

"Kebetulan pada kamis sore ini para santri sedang libur. Sehingga di lokasi hanya ada empat orang santri yang sedang bersih-bersih berada di kamar lantai 2 namun tiba-tiba terdapat kepulan asap tebal dari plafon lantai 2 langsung muncul api," katanya.

Lebih lanjut Yakri mengatakan,  api merembet ke bangunan sebelah dengan cepat hingga menghanguskan bagian lantai 2 bangunan. 

"Para pengurus santri dan warga sekitar dengan menyiram menggunakan alat seadanya, namun tak berhasil," terangnya.

Setelah berselang 30 menit petugas damkar dari UPT Bojongsari dan Kota Depok mendatangkan empat unit mobil damkar sekitar pukul 16.00 WIB api dapat dipadamkan.

"Dugaan sementara penyebab kebakaran tersebut akibat konsleting listrik dan sebanyak 24 kamar hangus terbakar," katanya.

Bangunan yang terbakar, lanjutnya, memiliki luas 12x9 meter dengan total kerugian materil mencapai sekitar Rp. 400 juta. 

"Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Bagi para kamar santri terbakar terpaksa tidur satu kasus di bagian bawah lantai 1 yang tidak terbakar. Jika tidak muat maka santri lain rata-rata  pria akan tidur di pelataran masjid ponpes dengan alas seadanya," tuturnya. 

Terpisah Kapolsek Bojongsari Kompol Yogi Maulana mengatakan, peristiwa kebakaran menghanguskan bangunan Ponpes Aribatul Muhtasor tidak sampai menimbulkan korban. 

"Anggota sudah lakukan pengecekan di tkp, dugaan api berasal dari konsleting listrik berasal dari kamar santri di lantai 2," ucapnya.

Dia menambahkan saksi-saksi termasuk pengasuh ponpes sudah dimintai keterangan. 

"Api dapat dipadamkan sekitar sejam kemudian dibantu lima mobil damkar asal Cipayung 2 unit dan Bojongsari ada 3 unit dibantu ada 15 personil,"katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tegaskan ABG Yang Ada di Citayam Fashion Week Bukan Warga Depok, Mohammad Idris: Mereka Warga Bogor

Tegaskan ABG Yang Ada di Citayam Fashion Week Bukan Warga Depok, Mohammad Idris: Mereka Warga Bogor

Bogor | Kamis, 21 Juli 2022 | 13:36 WIB

Soal Wacana Depok Gabung Jakarta, Ridwan Kamil Buka Suara

Soal Wacana Depok Gabung Jakarta, Ridwan Kamil Buka Suara

Video | Kamis, 21 Juli 2022 | 14:20 WIB

Kalis Mardiasih Galang Petisi Minta Menag Bentuk Tim Investigasi ke Ponpes Shiddiqiyyah Jombang

Kalis Mardiasih Galang Petisi Minta Menag Bentuk Tim Investigasi ke Ponpes Shiddiqiyyah Jombang

Jatim | Kamis, 21 Juli 2022 | 10:05 WIB

Pria Misterius Bikin Resah Emak-emak dan Gadis di Depok, Pakaian Dalam Banyak Yang Hilang

Pria Misterius Bikin Resah Emak-emak dan Gadis di Depok, Pakaian Dalam Banyak Yang Hilang

Bogor | Selasa, 19 Juli 2022 | 21:29 WIB

Terkini

Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago

Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:14 WIB

Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?

Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:07 WIB

Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI

Budayawan, Arkeolog, dan Akademisi Ramaikan Festival Lahan Basah Pertama Indonesia, Digelar di PALI

Sumsel | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:34 WIB

Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru

Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru

Sumut | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:26 WIB

Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

Sumut | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:15 WIB

ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia

ASC Padel Team Resmi Dibentuk, Datangkan Pelatih Asal Spanyol Hingga Bidik Panggung Dunia

Sport | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:15 WIB

Kronologi Haji Bolot Dibawa ke RS, Berawal dari Sesak Dada

Kronologi Haji Bolot Dibawa ke RS, Berawal dari Sesak Dada

Video | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:05 WIB

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB