Depok.suara.com - Salah satu penyebab hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah asupan makanan yang Anda konsumsi setiap hari. Karena itu, saat Anda terdiagnosis memiliki tekanan darah tinggi, penting untuk mulai menerapkan pola makan yang tepat dan menghindari makanan penyebab darah tinggi.
Sebenarnya darah tinggi bisa disebabkan oleh beberapa hal. Beberapa diantaranya adalah stres dan asupan makanan. Sebab itu, hipertensi harus dicegah dan dikendalikan dengan dua pendekatan.
Pola makan punya pengaruh besar pada kondisi kesehatan. Jika makanan yang dikonsumsi tidak mampu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, kesehatan bisa terganggu. Mengkonsumsi makanan tertentu secara berlebihan juga punya dampak yang tidak kalah serius. Agar tidak terjebak pada pola makan yang tidak sehat, Anda harus tahu makanan pemicu darah tinggi.
Mengutip dari beberapa sumber, berikut adalah beberapa makanan yang dapat memicu darah tinggi.
1. Makanan Tinggi Gula
Semua makanan yang tinggi gula pada dasarnya tidak bagus untuk kesehatan. Gula tambahan sendiri sebenarnya memang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi dalam jumlah banyak.
Menurut anjuran WHO, maksimal konsumsi gula harian adalah 12 sendok teh untuk orang dewasa. Untuk anak-anak hingga dewasa angkanya bahkan lebih rendah lagi, yakni 6 sendok teh. Terlalu sering mengkonsumsi makanan atau minuman tinggi gula bisa meningkatkan kadar gula dalam darah.
Kalorinya sangat tinggi. Jika tidak dibatasi, tekanan darah bisa meningkat signifikan. Mengidentifikasi makanan tinggi gula sebenarnya tidak sulit. Jika makanan tersebut punya rasa manis yang kuat, hampir bisa dipastikan kadar gulanya tinggi. Selain itu, makanan seperti nasi putih, roti putih dan aneka kue umumnya juga banyak mengandung gula.
2. Makanan yang Banyak Mengandung Garam
Makanan yang tinggi garam bisa sama berbahayanya dengan makanan tinggi gula. Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung garam bisa menarik air ke dalam pembuluh darah.
Volume darah yang mengalir jadi meningkat. Akibatnya, tekanan darah juga turut meningkat. Menurut American Heart Association, konsumsi garam sebaiknya tidak boleh melebihi 2.300 mg dalam satu hari.
Angka tersebut setara dengan satu sendok teh garam. Namun untuk orang-orang yang berisiko hipertensi, batasannya lebih rendah, yakni di angka 1.500 mg per hari. Makanan tinggi garam sendiri biasanya dijumpai pada snack kemasan, makanan kaleng dan makanan olahan.
Jadi kalau ingin makan camilan atau makanan olahan, jangan lupa perhatikan kandungan gizinya. Pastikan kadar garamnya tidak terlalu tinggi. Selain itu perhatikan juga kadar sodium klorida, MSG, NaCl, baking powder atau disodium fosfat di dalamnya tidak terlalu tinggi.
3. Makanan Berlemak
Gorengan dan makanan yang digoreng adalah contoh lain dari makanan penyebab tensi tinggi yang juga patut diwaspadai. Makanan yang digoreng banyak mengandung lemak jenuh. Jenis lemak ini juga turut bertanggung jawab menyebabkan kadar kolesterol melonjak. Kolesterol sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga kesehatan sel tubuh dan membentuk hormon tertentu.