Depok.suara.com - Di era sekarang, umumnya orang tua melihat kecerdasan anak identik dengan kemampuan akademik yang berkaitan dengan nilai-nilai. Dan terbatas hanya pada aspek yang itu-itu saja. Misalnya, kecerdasan logika matematika, yakni kemampuan anak mengenal angka dan cakap berhitung dengan cepat.
Padahal, menurut Howard Gardner, Ph.D, pakar psikologi dari Amerika Serikat, kecerdasan mencakup banyak aspek dalam kehidupan sehari-hari. Dan kecerdasan tak bisa hanya diukur melalui ukuran nilai akademik. Setiap orang bisa memiliki kecerdasan yang majemuk, yakni kecerdasan intelektual (IQ) maupun kecerdasan emosional (Emotional Quotient/EQ). Sehingga orang tua seharusnya tidak mengandalkan nilai akademik semata untuk mengetahui kecerdasan anak. Dan sebenarnya banyak bidang di luar akademik yang membutuhkan kecerdasan maupun keahlian yang berbeda dari tiap individu.
Pada kenyataannya, dalam diri anak bisa sangat banyak potensi yang bisa dikembangkan. Sehingga sudah menjadi tugas orang tua untuk memahami berbagai macam jenis kecerdasan, agar bisa distimulasi dan dikembangkan. Salah satu manfaatnya adalah dapat membantu anak menemukan jurusan yang tepat sesuai kompetensi.
Ada sembilan bentuk kecerdasan menurut Horward Gardner Ph.D, berikut penjelasannya dan bagaimana cara mengembangkannya sesuai dilansir dari www.klikdokter.com :
1. Kecerdasan bahasa
Meliputi kemampuan mengolah kata, tata bahasa, serta menuangkan informasi dan ide menggunakan tulisan.
Cara mengembangkannya adalah dengan bernyanyi, sering mengajak anak mengobrol, dan sering bermain kata.
2. Kecerdasan logika matematika
Kecerdasan ini meliputi kemampuan berpikir logis, memahami sebab akibat, suka teka-teki, serta ketertarikan terhadap angka.
Cara mengembangkannya dengan mengenalkan konsep angka dan berhitung sedini mungkin, mengajak anak melakukan permainan strategi, serta melakukan percobaan ilmiah sederhana.
3. Kecerdasan visual dan spasial
Meliputi kemampuan mengenali objek dan bentuk, pola, posisi, mudah membaca peta dan denah, dan mampu berpikir secara kreatif.
Cara mengembangkannya dengan mengajak menggambar, membuat karya, membangun dari balok permainan, mengajarkan arah, dan mengajarkan mengenali berbagai bentuk motif.
4. Kecerdasan kinestetik (gerakan)
Kecerdasan kinestetik meliputi kemampuan koordinasi gerak tubuh yang baik dan sangat menikmati kegiatan fisik.