Pesan Duka Megawati untuk Ali Khamenei Disiarkan Televisi Iran, Singgung Warisan Bung Karno

Vania Rossa, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:27 WIB
Pesan Duka Megawati untuk Ali Khamenei Disiarkan Televisi Iran, Singgung Warisan Bung Karno
Pesan Duka Megawati untuk Ali Khamenei (tangkap layar)
baca 10 detik
  • Megawati Soekarnoputri menyampaikan duka cita atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, melalui rekaman video resmi.
  • Pesan tersebut dikirimkan ke Kedutaan Besar Iran di Jakarta pada Jumat, 3 Juli 2026, sebagai bentuk penghormatan terakhir.
  • Megawati mengenang Khamenei sebagai sosok yang menghargai pemikiran Bung Karno serta simbol perjuangan kedaulatan bangsa di dunia.

Suara.com - Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan pesan duka cita yang mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei

Pesan tersebut disampaikan melalui sebuah rekaman video resmi yang dikirimkan kepada Pemerintah Republik Islam Iran melalui Kedutaan Besar Iran di Jakarta pada Jumat (3/7/2026). 

Video ucapan duka cita tersebut menarik perhatian internasional setelah diputar dan disiarkan secara luas oleh Channel One Televisi Iran. 

Dalam tayangan tersebut, Megawati berbicara dalam bahasa Indonesia dengan didampingi takarir (subtitle) bahasa Persia, sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi mendiang Khamenei. 

Dalam pesannya, Megawati yang juga merupakan putri dari Proklamator RI, Bung Karno, menyebut wafatnya Ayatollah Ali Khamenei sebagai kehilangan besar bukan hanya bagi rakyat Iran, tetapi juga bagi para pejuang keadilan dan kedaulatan bangsa di seluruh dunia. 

"Dalam diri beliau, saya melihat gema perjuangan yang pernah dirintis oleh ayahanda saya, Bung Karno," ujar Megawati. 

Ia mengungkapkan bahwa sejak muda, Ali Khamenei telah mengenal, mengagumi, serta mempelajari pemikiran dan pidato Bung Karno. 

Menurut Megawati, pemikiran Bung Karno turut memengaruhi visi Khamenei dalam merumuskan jalan bangsa Iran sebagai sintesis antara agama, kebangsaan, dan keadilan sosial untuk melawan belenggu imperialisme. 

Megawati secara emosional mengenang kembali kunjungan resminya ke Teheran pada tahun 2004 saat ia masih menjabat sebagai Presiden RI. Ia menceritakan momen bertatap muka langsung dengan sang Pemimpin Tertinggi. 

baca juga

"Saya merasakan pancaran kharisma yang sangat kuat dan keteduhan hati yang sangat dalam. Beliau adalah seorang ulama yang lembut namun teguh memegang prinsip, sekaligus seorang negarawan yang peka terhadap derita bangsanya," kenang Megawati. 

Ia juga menyoroti bagaimana Ayatollah Khamenei sangat menghargai Pancasila dan "Semangat Bandung" (Konferensi Asia Afrika) sebagai referensi penting bagi kemerdekaan dan martabat bangsa-bangsa. 

Hal inilah yang ia sebut sebagai "jembatan batin" yang kuat antara Indonesia dan Iran. 

Di tengah suasana duka tersebut, Megawati juga menyisipkan pesan perdamaian global. Ia menegaskan kembali keberpihakannya pada penyelesaian konflik melalui jalur dialog dan hukum internasional, menolak segala bentuk kekerasan dan agresi bersenjata sepihak. 

"Hari ini, ketika kita melepas kepergian beliau, saya tidak hanya merasakan kehilangan seorang pemimpin Iran, akan tetapi juga seorang penjaga api perjuangan dunia ketiga," tegasnya. 

Mengakhiri pesannya, Megawati menyampaikan doa tulus agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan agar rakyat Iran diberikan kekuatan serta persatuan dalam menghadapi masa-masa sulit ini. 

"Selamat jalan Yang Mulia Ayatollah Ali Khamenei. Kami melepas kepergianmu dengan doa, rasa hormat, dan persaudaraan yang tak akan lekang oleh waktu," tutup Megawati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lewat Surat Internal, Megawati Tegaskan PDIP Tak Ambil Jalur Oposisi

Lewat Surat Internal, Megawati Tegaskan PDIP Tak Ambil Jalur Oposisi

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:44 WIB

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:32 WIB

Dikritik Bambang Pacul, Ahmad Muzani Tegaskan Berangkat ke Iran sebagai Utusan Khusus Presiden

Dikritik Bambang Pacul, Ahmad Muzani Tegaskan Berangkat ke Iran sebagai Utusan Khusus Presiden

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:30 WIB

Terkini

Febrie Adriansyah Hanya Dicekal ke Luar Negeri 20 Hari, Ini Penjelasan Imipas

Febrie Adriansyah Hanya Dicekal ke Luar Negeri 20 Hari, Ini Penjelasan Imipas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:02 WIB

Kecewa Disebut 'Biang Kerok' kalau Ada Keracunan, Mitra BGN Ancam Gembok Dapur Secara Nasional

Kecewa Disebut 'Biang Kerok' kalau Ada Keracunan, Mitra BGN Ancam Gembok Dapur Secara Nasional

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:48 WIB

Prabowo dan Luhut Bahas Ketahanan Ekonomi, GovTech Dipercepat agar Bansos Lebih Tepat Sasaran

Prabowo dan Luhut Bahas Ketahanan Ekonomi, GovTech Dipercepat agar Bansos Lebih Tepat Sasaran

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:48 WIB

Prabowo Hanya Mengangguk Dapat Laporan Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik

Prabowo Hanya Mengangguk Dapat Laporan Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:00 WIB

Audit Digital Jadi Kunci! Dana Banpol Naik Tak Jamin Bebas Korupsi

Audit Digital Jadi Kunci! Dana Banpol Naik Tak Jamin Bebas Korupsi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:47 WIB

Pembongkaran JPO Tendean Selesai, Jalur Arah Pancoran Mulai Dibuka

Pembongkaran JPO Tendean Selesai, Jalur Arah Pancoran Mulai Dibuka

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:41 WIB

KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Dalami Kasus Dugaan Suap di Muara Enim

KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Dalami Kasus Dugaan Suap di Muara Enim

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:25 WIB

Kuntadi Masuk Bursa Jampidsus usai Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Belum Tahu?

Kuntadi Masuk Bursa Jampidsus usai Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Belum Tahu?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:18 WIB

Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual

Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:15 WIB

Sapa Jaksa Agung 'Kakak Asuh', Kapolri Dikritik: Sejak Kapan Jadi Subordinat?

Sapa Jaksa Agung 'Kakak Asuh', Kapolri Dikritik: Sejak Kapan Jadi Subordinat?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:10 WIB

×