Jadi Gini Kebiasaan Cebok di Belahan Dunia Lain

Suara Depok

Kamis, 15 September 2022 | 06:22 WIB
Jadi Gini Kebiasaan Cebok di Belahan Dunia Lain
Ilustrasi toilet (pixsels)

Depok.suara.com - Perkara cebok saja bisa jadi pusing, apalagi kalau kamu tidak biasa pakai tisu toilet. Hal ini bisa jadi shock culture buat orang-orang Indonesia yang ingin pergi jalan-jalan atau bahkan tinggal di Eropa-Amerika dalam waktu lama. 

Di Indonesia, Asia Tenggara, atau negara Timur Tengah, proses cebok ini umumnya dilakukan menggunakan air. Karena air diyakini terbukti lebih membersihkan area yang kotor dibandingkan dengan cara lain.

Berbeda dengan orang barat, yang cenderung menggunakan kertas tisu atau tisu toilet untuk cebok. Pada toilet yang mereka gunakan sehari-hari tidak tersedia bidet atau semprotan air. Namun, hanya tersedia tisu gulung sebagai media untuk membilas kotoran setelah buang air.

Lantas bagaimana dengan kebiasaan setelah buang air di berbagai negara dunia lainnya? Simak ulasan singkat berikut ini! 

1. India

Di negara India dan seluruh penduduk anak benua India termasuk negara-negara seperti Pakistan, Bangladesh, Nepal, Bhutan dan Sri Lanka telah bertahun-tahun memilih cebok dengan air sebagai metode pembersihan yang mereka sukai. Hal ini dikarenakan mereka meyakini, cebok dengan air terbukti dapat membersihkan secara total kotoran yang tersisa. 

2. Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Thailand dan Filipina)

Diketahui bahwa orang-orang di sebagian besar negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Thailand, Filipina dan Malaysia juga cenderung lebih suka membersihkan kemaluan mereka dengan air meskipun sebagian besar toilet juga menyediakan tisu toilet sebagai alternatif. 

3. China, Singapore, Taiwan & Korea

baca juga

Walaupun tisu toilet berasal dari China, tisu toilet tidak terlalu populer untuk digunakan sebagai pembersih alat kelamin di sana. Karena, pada sebagian besar negara Asia, lebih suka membersihkan sisa kotoran dengan menggunakan air. 

Akan sangat sulit untuk menemukan tisu toilet disana, bahkan di toko sekalipun. Namun beberapa hotel mungkin menyediakannya di kamar. 

Tidak hanya itu, beberapa negara besar di Asia juga lebih menyukai menggunakan toilet jongkok untuk buang air besar. Penelitian pun menunjukkan bahwa akan lebih sehat dan mudah jika buang air besar dengan cara jongkok, karena posisi ini lebih alami bagi tubuh.

4. Jepang

Bahkan, negara maju terkemuka seperti Jepang menyediakan bidet di dalam toilet umumnya. Sebagai semprotan air, bidet mengubah cara buang air besar setiap orang dan itu adalah dukungan Jepang untuk air sebagai sarana pembersihan alat kelamin yang lebih efisien.

5. Eropa dan Amerika Selatan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fakta-fakta QRIS Antarnegara, Bisa Dipakai Belanja di 4 Negara Ini

Fakta-fakta QRIS Antarnegara, Bisa Dipakai Belanja di 4 Negara Ini

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2022 | 14:27 WIB

Mengenal Apa Itu Kartu Kredit Pemerintah, Siapa Saja yang Bisa Pakai?

Mengenal Apa Itu Kartu Kredit Pemerintah, Siapa Saja yang Bisa Pakai?

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2022 | 10:32 WIB

Interkoneksi QRIS Antarnegara, Jokowi: Memudahkan Dunia Pariwisata dan UMKM

Interkoneksi QRIS Antarnegara, Jokowi: Memudahkan Dunia Pariwisata dan UMKM

Sumedang | Senin, 29 Agustus 2022 | 15:40 WIB

Terkini

Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija

Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?

Disuruh Jajan demi Selamatkan Negara? Dompet Kita: Giliran Gue Lagi?

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:52 WIB

Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok

Klub Mees Hilgers Punya Masalah Besar, Eks Pelatih MU Dituding Jadi Biang Kerok

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:51 WIB

9 Sunscreen untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat, Mudah Dibeli Online

9 Sunscreen untuk Memudarkan Flek Hitam dan Bekas Jerawat, Mudah Dibeli Online

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat

Gus Ipul Tekankan Tiga Prioritas Pengelolaan Sekolah Rakyat

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:46 WIB

Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta

Malaysia Perketat Keamanan Bandara Usai Pilot Malaysia Airlines Selundupkan Ekstasi ke Jakarta

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:41 WIB

Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera

Tito Minta 16 Kementerian/Lembaga Percepat Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana di Sumatera

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis

Rilis Surfin' Boy, Red Velvet Warnai Musim Panas dengan Suasana Romantis

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:40 WIB

Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta

Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU: Itu Fitnah dan Jauh dari Fakta

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok

Diberhentikan Sementara sebagai Jaksa, Febrie Adriansyah Masih Terima 50 Persen Gaji Pokok

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:33 WIB

×