Depok.suara.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD juga menyoroti moralitas anggota Polri. Mahfud MD menilai sikap hedonisme hingga kesewenangan para anggota Polri.
"Yang paling penting adalah moralitas sikap tamak, hedonis, sewenang-wenang, kesombongan itu kan termasuk dalam lingkup moralitas kita bagaimana kita humble," kata Mahfud MD dalam video yang diunggah di Youtube Polri TV Radio dilihat pada Selasa (20/9).
Mantan Ketua MK bahkan sampai mengingatkan sosok Kapolri Hoegeng yang bisa memberikan keteladanan hingga kinim
"Mari kita membuat diri kita masing-masing periode kita ini mau berbuat apa agar Polri itu bermanfaat kehadirannya bagi bangsa dan negara," ucap Mahfud.
Mahfud MD sejak awal menyoroti pengusutan pengusutan kasus tewasnya Nopriyansah Yosua Hutabarat (Brigadir J) yang membuat pergolakan besar atas bagaimana rakyat menyikapi institusi besar itu.
Padahal baginya bila kasus tersebut bisa diusut dengan cermat dan tanpa kebohongan, tidak akan membuat rakyat marah dan gaduh.
Mahfud MD yang juga merangkap Ketua Kompolnas itu mengatakan bahwa masyarakat kini mulai memberikan apresiasi kepada Polri, utamanya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Saya kira semua masyarakat Indonesia memberi apresiasi terhadap Polri, karena bisa masuk ke dalam fakta-fakta pendahuluan tentang terjadinya pembunuhan, bukan tembak-menembak," ucap Mahfud, dalam wawancara Polri TV, Selasa, 20 September 2022.
Sumber: Suara.com
Baca Juga: Liga 1 Rehat, Bernardo Tavares Tetap Jaga Mentalitas Pemain PSM