Ironi Wanita Emas: Pernah Sedekah Rp20 Miliar demi Jabatan, Kini Menangis Histeris karena Korupsi

Suara Depok | Suara.com

Jum'at, 23 September 2022 | 12:42 WIB
Ironi Wanita Emas: Pernah Sedekah Rp20 Miliar demi Jabatan, Kini Menangis Histeris karena Korupsi
Hasnaeni alias Wanita Emas (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Depok.suara.com - Sosok Husnaeni Moein atau dikenal sebagai wanita emas terlihat menangis histeris  meraung-raung ketika dijemput mobil Kejaksaan Agung (Kejagung). Dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi PT Waskita Beton Precast.

Disebutkan dirinya terlibat dalam kasus tersebut karena menjabat sebagai Direktur Utama PT Misi Mulia Metrical. Ia pun menunjukkan perilaku histeris saat diamankan oleh petugas Kejangung.

Nasib hidup wanita emas yang berakhir menjadi tahahan tentunya cukup ironi. Apalagi, awalnya perempuan ini dikenal sebagai salah satu tokoh politik sensasional yang namanya cukup kondang di telinga masyarakat.

Wanita Emas memulai karir di dunia politik sejak mendeklarasikan diri 
menjadi Gubernur DKI Jakarta. Demi mewujudkan mimpinya, ia sampai mendirikan partai baru bernama Partai Emas.

Namanya juga mencuat ke publik karena sempat mengajukan diri sebagai calon ketua umum Partai Demokrat di KLB Partai Demokrat. Dalam beberapa kesempatan, Husnaeni terus mengungkapkan mimpinya menjadi gubernur.

Bahkan demi ambisinya tersebut, wanita emas ini juga getol mempromosikan dirinya saat menjelang Pilkada Jakarta 2017. Husnaeni mengklaim telah  menghabiskan dana sampai Rp 20 miliar demi mencapai mimpinya.

Tetapi dirinya mengaku sudah merelakan semua uangnya, walau hingga akhir tak ada satupun partai yang mau mengusungnya menjadi calon gubernur Jakarta periode 2017-2022, bahkan partainya sendiri, Demokrat.

"Sudah hampir sekitar Rp 20 miliar untuk biaya operasional dan wara wiri (sosialisasi)," ujar Hasnaeni kepada Suara.com saat itu.

Namun, ia tak menganggap miliaran uang yang dihabiskan untuk promosi dirinya sendiri sebagai kerugian. Baginya, hal itu justru merupakan bagian dari investasi dan sedekah.

Sering sebar uang

Sikap loyal wanita emas tak cukup sampai disitu. Dirinya juga pernah  menyebarkan uang di depan rumah Ketua DPR RI Ade Komarudin di tahun 2016. Mobilnya berhenti tepat di depan rumah sang ketua dewan di Jalan Widya Chandra 10, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/7/2016).

Hasnaeni sendiri mengikuti halal bihalal di rumah Ade. Usai acara, Hasnaeni Moein langsung membagi-bagikan duit kepada warga. Ketika itu, ia memegang segepok uang kertas pecahan Rp10 ribu dan Rp20 ribu.

Uang itu membuat banyak warga langsung datang mengerubunginya. Akhirnya, uang tersebut dia sebarkan kepada warga yang berkumpul di depan rumah Ketua DPR.

Tak lama kemudian, si wanita emas bergegas masuk ke dalam mobil yang sudah menunggunya di depan gerbang rumah Ketua DPR.

Aksinya itu tentu membuat sebagian tamu Ketua DPR tercengang melihat peristiwa tersebut. Tetapi, aksi Hasnaeni tak sampai mengganggu jalannya acara haal bihalal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Amankan 8 Orang Saat OTT di MA, Sita Uang 205 Ribu Dolar Singapura dan Rp50 juta

KPK Amankan 8 Orang Saat OTT di MA, Sita Uang 205 Ribu Dolar Singapura dan Rp50 juta

Riau | Jum'at, 23 September 2022 | 12:31 WIB

Mengenal Sosok "Wanita Emas" yang Viral Jadi Tersangka Korupsi

Mengenal Sosok "Wanita Emas" yang Viral Jadi Tersangka Korupsi

| Jum'at, 23 September 2022 | 12:30 WIB

Profil Sudrajad Dimyati, Hakim Agung Tersangka Kasus Suap MA

Profil Sudrajad Dimyati, Hakim Agung Tersangka Kasus Suap MA

| Jum'at, 23 September 2022 | 12:23 WIB

Terkini

CISDI Ungkap Mayoritas Pangan Kemasan di Indonesia Tidak Sehat, Ajukan 5 Rekomendasi Kebijakan

CISDI Ungkap Mayoritas Pangan Kemasan di Indonesia Tidak Sehat, Ajukan 5 Rekomendasi Kebijakan

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:38 WIB

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

Iran Alami Kelakaan Obat Kanker dan Diabetes Akibat Serangan Udara Militer Israel - AS

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB

ESDM Mulai Uji Coba B50 ke Kereta Api

ESDM Mulai Uji Coba B50 ke Kereta Api

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB

7 Korban Kecelakaan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur Sedang Berulang Tahun

7 Korban Kecelakaan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur Sedang Berulang Tahun

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 16:37 WIB

Puluhan Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan Dokter Cabul di Klinik Unri

Puluhan Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan Dokter Cabul di Klinik Unri

Riau | Selasa, 28 April 2026 | 16:36 WIB

HP Gaming Harga Miring, Spesifikasi Infinix GT 50 Pro yang Bebas Panas

HP Gaming Harga Miring, Spesifikasi Infinix GT 50 Pro yang Bebas Panas

Tekno | Selasa, 28 April 2026 | 16:35 WIB

Pemprov Jabar Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi

Pemprov Jabar Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi

Bekaci | Selasa, 28 April 2026 | 16:33 WIB

Pemkot Yogyakarta Sweeping 68 Daycare Pasca Kasus Little Aresha, 31 Belum Berizin

Pemkot Yogyakarta Sweeping 68 Daycare Pasca Kasus Little Aresha, 31 Belum Berizin

Jogja | Selasa, 28 April 2026 | 16:28 WIB

Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir

Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:28 WIB

Fenomena Kriminalisasi Kebijakan, Aparat Diingatkan Jangan Komersialisasi Kasus

Fenomena Kriminalisasi Kebijakan, Aparat Diingatkan Jangan Komersialisasi Kasus

News | Selasa, 28 April 2026 | 16:26 WIB