CISDI Ungkap Mayoritas Pangan Kemasan di Indonesia Tidak Sehat, Ajukan 5 Rekomendasi Kebijakan

Bella

Selasa, 28 April 2026 | 16:38 WIB
CISDI Ungkap Mayoritas Pangan Kemasan di Indonesia Tidak Sehat, Ajukan 5 Rekomendasi Kebijakan
Muhammad Zulfiqar Firdaus, Health Economics Research Associate, CISDI, memaparkan hasil temuan dari riset Studi Nutrient Profile Model (NPM) yang didiseminasikan oleh CISDI pada Selasa, 28 April 2026, di Hotel Aryaduta Menteng. (Dok. CISDI).
baca 10 detik
  • Studi CISDI menemukan sembilan dari sepuluh pangan kemasan di Indonesia mengandung kadar gula, natrium, dan lemak yang tinggi.
  • CISDI mendesak pemerintah segera menetapkan standar Nutrient Profile Model berbasis bukti sebagai landasan teknis kebijakan pangan yang kuat.
  • Pemerintah disarankan menerapkan label peringatan wajib dan cukai pada seluruh produk pangan kemasan guna menekan angka konsumsi tidak sehat.

Suara.com - Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) mengungkapkan temuan mengkhawatirkan terkait kualitas pangan di Indonesia. Berdasarkan studi terbaru Nutrient Profile Models, ditemukan fakta bahwa sembilan dari sepuluh pangan kemasan di Indonesia mengandung kadar gula, natrium, atau lemak (GGL) yang tinggi.

Menanggapi temuan tersebut, Health Economics Research Associate CISDI, Muhammad Zulfiqar Firdaus, memaparkan lima rekomendasi utama bagi pemerintah untuk menekan angka konsumsi produk tidak sehat di masyarakat.

1. Adopsi Nutrient Profile Model (NPM) Berbasis Bukti

Zulfiqar menekankan pentingnya Indonesia memiliki standar Nutrient Profile Model (NPM) yang kuat sebagai landasan kebijakan. Menurutnya, saat ini regulasi teknis seperti cukai dan pelabelan sudah mulai disiapkan, namun belum memiliki "kitab" atau landasan NPM yang jelas.

"Rekomendasi pertama kami adalah mengadopsi NPM berbasis bukti. Ini menjadi sangat penting karena untuk saat ini Indonesia itu belum memiliki NPM sebenarnya, cuma sudah jalan saja peraturannya ya. FOPL-nya (Front-of-Pack Labeling) sudah jalan, terus juga teknis cukainya sudah disiapkan... tanpa NPM, gitu," ujar Zulfiqar dalam diseminasi riset daring di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

CISDI merekomendasikan pemerintah untuk mensintesis model terbaik dari standar internasional seperti SEARO, PAHO, dan AFRO yang terbukti paling efektif mengidentifikasi produk tidak sehat.

2. Perkuat Tata Kelola Kebijakan Pangan

Rekomendasi kedua menyoroti pentingnya transparansi dalam kebijakan pangan sehat. CISDI mendesak agar kebijakan dibuat berdasarkan bukti ilmiah dan berorientasi pada kesehatan masyarakat, bukan kepentingan industri.

"Risiko konflik kepentingan perlu dikelola secara sistematis. Kami harapkan transparansi ke depannya dapat ditingkatkan dan mekanisme pengelolaan konflik kepentingan juga bisa dikelola dengan lebih baik serta melibatkan aktor independen termasuk akademisi dan civil society," tegasnya.

3. Terapkan 'Warning Label' Secara Wajib (mandatory)

Mempertimbangkan penggunaan label peringatan (warning label) depan kemasan yang sederhana, wajib, dan mudah dipahami. Menurut riset CISDI, label peringatan (warning label) jauh lebih efektif dalam menurunkan konsumsi produk tinggi GGL dibandingkan sistem peringkat yang dianggap masih longgar.

“Warning label ini sudah berbasis bukti ilmiah dan terbukti dapat menurunkan konsumsi produk tinggi gula, garam, lemak khususnya di negara-negara Amerika Latin," jelas Zulfiqar.

baca juga

CISDI berharap ke depannya pemerintah bisa melakukan evaluasi dan melakukan penyesuaian untuk menerapkan label peringatan secara penuh.

4. Mengaplikasikan regulasi (FOPL) kepada Seluruh Produk Pangan Kemasan

Memperluas pelabelan depan kemasan ke seluruh produk pangan kemasan secara bertahap untuk memperluas perlindungan kesehatan masyarakat.

CISDI meminta agar kewajiban pelabelan di depan kemasan (FOPL) tidak hanya terbatas pada Minuman Bergula Dalam Kemasan (MBDK), tetapi mencakup seluruh produk makanan kemasan.

“Kita harapkan tentunya ke depannya implementasi ini nanti bisa segera dilakukan juga untuk produk yang lain gitu, di luar minuman siap saji dalam kemasan,” jelas Zulfiqar.

5. Kebijakan Komprehensif: Segerakan Cukai MBDK

Terakhir, CISDI mendesak pemerintah untuk segera menerapkan kebijakan komprehensif, termasuk kebijakan fiskal berupa cukai MBDK yang sudah menjadi perbincangan sejak tahun 2016 namun belum juga terealisasi.

Kebijakan komprehensif tersebut mencakup label depan kemasan, pembatasan pemasaran, dan cukai produk tinggi gula, garam, dan lemak.

“Yang kami harapkan juga tentunya kebijakan komprehensif ini nantinya akan didasari oleh nutrient profile model atau tadi kitabnya ya kita bilang,” pungkas Zulfiqar.

Reporter: Dinda Pramesti K

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir

Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 16:28 WIB

Kena Sanksi FIFA, Ini Alasan John Herdman Panggil Pattynama dan Thom Haye ke TC Timnas Indonesia

Kena Sanksi FIFA, Ini Alasan John Herdman Panggil Pattynama dan Thom Haye ke TC Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 16:18 WIB

Joey Pelupessy dan Ragnar Oratmangoen Berpotensi Saling Menghancurkan di Belgia

Joey Pelupessy dan Ragnar Oratmangoen Berpotensi Saling Menghancurkan di Belgia

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 16:08 WIB

Mauricio Souza Girang 4 Pemainnya Dipanggil John Herdman, Siapa Saja?

Mauricio Souza Girang 4 Pemainnya Dipanggil John Herdman, Siapa Saja?

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 15:33 WIB

Siapa Pemilik Green SM Indonesia? Taksi Listrik yang Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi

Siapa Pemilik Green SM Indonesia? Taksi Listrik yang Jadi Sorotan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 15:00 WIB

Piala Thomas 2026: Laga Hidup Mati Indonesia vs Prancis, Wajib Menang Demi Juara Grup

Piala Thomas 2026: Laga Hidup Mati Indonesia vs Prancis, Wajib Menang Demi Juara Grup

Sport | Selasa, 28 April 2026 | 14:16 WIB

Adu Ranking FIFA Timnas Indonesia vs Oman Jelang Uji Coba Juni

Adu Ranking FIFA Timnas Indonesia vs Oman Jelang Uji Coba Juni

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 14:06 WIB

Mauricio Souza Bangga 4 Pemain Persija Dipanggil Timnas Indonesia, Soroti Eksel Runtukahu

Mauricio Souza Bangga 4 Pemain Persija Dipanggil Timnas Indonesia, Soroti Eksel Runtukahu

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 13:28 WIB

Marselino Ferdinan Jadi Satu-satunya Pemain Abroad yang Dipanggil ke TC Timnas Indonesia

Marselino Ferdinan Jadi Satu-satunya Pemain Abroad yang Dipanggil ke TC Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 13:03 WIB

John Herdman Tegaskan Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 Belum Final

John Herdman Tegaskan Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 Belum Final

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 12:58 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:54 WIB

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:52 WIB

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:48 WIB

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:43 WIB

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:37 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

×