Depok.suara.com - Belum lama ini, seorang kreator konten asal Indonesia tengah jadi sorotan di komunitas kulit hitam karena diduga melakukan aksi blackface di TikTok. Aksi tersebut diduga ia lakukan sebagai parodi reaksi warga kulit hitam ketika melihat trailer perdana live action “The Little Mermaid” yang dibintangi aktris kulit hitam, Halle Bailey, sebagai karakter utama.
Aksi yang dilakukannya mirip dengan "blackface" yang dilakukan orang kulit putih untuk menggambarkan kelakuan orang kulit hitam. Mengutip dari berbagai sumber, berikut adalah penjelasannya.
Apa itu blackface?
Blackface alias wajah hitam adalah bentuk tata rias teaterikal yang biasa digunakan pemeran berkulit putih sebagai bentuk karikatur dari orang kulit hitam. Praktik tersebut mencuat pertama kali pada abad 19, tepatnya ketika Amerika masih tidak mengizinkan warga kulit hitam untuk ikut berpentas di teater, dan dinilai berkontribusi pada stereotipe rasis.
Pasalnya, riasan tersebut juga disertai dengan berbagai bentuk olokan sarkastis, tidak akurat, ofensif dan diskriminatif kepada warga kulit hitam, sebagai hiburan untuk orang-orang berkulit putih.
Dr Kehinde Andrews, pakar dari Birmingham City University, menjelaskan bahwa blackface adalah tradisi yang mengakar pada rasisme. Menurutnya, ini juga bisa terjadi karena rasa ketakutan dari orang kulit putih. Sehingga, mereka menertawakan apa yang dilakukan orang-orang kulit hitam sebagai hiburan.
Pada saat itu, wajah orang kulit putih di rias dengan apapun yang berwarna hitam. Lalu pada bagian bibir, sengaja tidak di beri warna hitam agar terkesan seperti tebal.
Pada pentas tersebut, orang kulit hitam akan di gambarkan seperti orang yang bodoh, tidak tau aturan, kikuk, dan suka seenaknya. Ini menjadi stereotipe yang terbangun pada masyarakat saat itu.
Kasus-kasus blackface
Baca Juga: Pembukaan Jalan Baru Hingga Rutilahu Jadi Target TMMD Ke-115 Kodim 0605 Subang
Meski sudah ada sejak abad 19 dan dicap negatif, nyatanya hingga kini praktik tersebut masih kerap terjadi. Contohnya, pada tahum 2020 lalu, host talkshow Amerika, Jimmy Fallon mengungkapkan ucapan maaf secra terbuka atas sketsa komedi di acara SNL yang ia lakukan pada tahun 200. Ketika itu, ia melakukan impersonation komedian Chris Rock yang dikenal berkulit hitam.
Dalam ucapan tersebut, ia mengaku sangat menyesal dan aksinya tersebut tidak bisa dibela. Ia juga berterima kasih karena publik mendorongnya untuk bertanggung jawab atas hal tersebut.
Selain itu, ada pula Perdana Menteri Canada, Justin Trudeau yang berdandan sebagai pangeran Arab pada tahun 2019. Ia lalu meminta maaf dan mengaku dirinya harus lebih bijak dalam melakukan sesuatu diluar pengetahuannya.
Selain itu, ada pula brand Gucci membuat sweater dengan dekorasi yang menyerupai blackface. Tak lama berselang, Gucci pun meminta maaf dan menghapus produk tersebut dari situs resmi mereka.