Depok.suara.com, Uang diduga berjumlah puluhan juta rupiah raib dicuri seorang pengendara bermotor saat berada di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Tanah Baru, Kecamatan Beji Depok.
Aksi pencurian tersebut terekam kamera CCTV yang ada di SPBU. Dalam rekaman tersebut tampak pelaku datang berpura-pura hendak mengisi bensin.
Kemudian ketika merasa kondisi sudah aman, dengan cepat pelaku menggasak tas berisi uang yang diletakkan di atas mesin pengisian BBM di SPBU.
Rekaman video aksi pencurian ini dibagikan akun Instagram. pada caption video tertulis peristiwa itu terjadi pada Minggu malam, 25 September 2022, pukul 21.16 di SPBU Tanah Baru.
"Telah diambil oleh pelaku uang setoran sebesar 23 juta. Barang kali ada yang kenal pelakunya, mohon untuk dikembalikan uang setoran tersebut. Bagi yg kenal mohon infonya," demikian keterangan tertulis.
"Karena korban harus tanggungjawab memulangkan uang tersebut dalam waktu 1 Minggu, mohon etikad baiknya untuk pelaku," tulis caption di video tersebut.
Sementara itu pengawas SPBU tersebut, Denny, mengatakan, pencurian ini bermula ketika seorang karyawan tengah melayani pengunjung untuk mengisi bensin.
Sebelum melayani pengunjung, karyawan tersebut menyimpan tas kecil yang berisi uang tunai hasil transaksi sebesar Rp 23 juta.
"Rp 23 juta, itu asli uang pom uang setoran," katanya.
Baca Juga: Kejam! Dicerai Istri, Ayah Nekat Perkosa Anak Kandung Sendiri Berkali-kali
Tanpa disadari si karyawan SPBU tersebut, pelaku yang baru saja rampung mengisi bensin ternyata mengambil tas berisi uang setoran tersebut.
"Jadi dia lagi melayanin pengunjung yang lain, nah si pelaku ini sudah selesai diisi," katanya.
Kemudian pelakunya ngambil tas terus ditaruh di dashboard motor dan langsung jalan.
"Jadi karyawan ini gak lihat dia ngambil tas,"katanya.
Sementara itu, Karyawan tersebut baru menyadari tasnya raib digasak pelaku berselang 20 menit kemudian.
Denny mengatakan, bahwa dirinya tak mengetahui apakah kejadian ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian atau belum.
"Kalau itu (laporan polisi) saya gak tahu mas,"katanya.