Putin Menyesal, Minta Warga yang Melarikan Diri Kembali

Suara Depok

Sabtu, 01 Oktober 2022 | 16:56 WIB
Putin Menyesal, Minta Warga yang Melarikan Diri Kembali
Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: ANTARA)

Depok.suara.com - Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan semua kesalahan untuk memperkuat operasi militer Rusia di Ukraina harus diperbaiki. Ini menjadi pengakuan publik pertamanya yang mengakui bahwa "mobilisasi parsial" alias wajib militer yang ia umumkan pekan lalu tidak berjalan mulus.

"Dalam mobilisasi ini, banyak pertanyaan yang muncul, dan semua kesalahan harus diperbaiki dan dicegah agar tidak terjadi di masa depan," kata Putin, dikutip Reuters, Sabtu (1/10/2022).

"Misalnya, saya memikirkan ayah dari banyak anak, atau orang yang menderita penyakit kronis, atau mereka yang sudah melewati usia wajib militer," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, ada ekspresi ketidakpuasan publik atas cara penanganan mobilisasi, termasuk keluhan atas petugas pendaftaran yang mengirimkan surat panggilan kepada masyarakat yang jelas-jelas tidak memenuhi syarat wajib militer.

Akibatnya, ribuan orang telah melarikan diri dari Rusia untuk menghindari wajib militer yang seringkali tampak tidak memperhatikan catatan layanan individu, kesehatan, status pelajar, atau bahkan usia.

Sekitar 2.000 orang juga telah ditangkap pada protes anti-perang dari 30 kota besar dan kecil di Rusia. Bahkan beberapa dari mereka segera diberikan surat panggilan, yang dianggap legal oleh Kremlin.

Pengumuman Rusia pada 21 September tentang mobilisasi publik pertamanya sejak Perang Dunia II bahkan telah menarik kritik dari pendukung resmi Kremlin sendiri. Ini menjadi fenomena yang hampir tidak pernah terdengar di Rusia sejak mengirim pasukannya ke Ukraina tujuh bulan lalu.

"Mereka membuat marah orang-orang, seolah-olah sengaja, seolah-olah karena dendam. Seolah-olah mereka dikirim oleh Kyiv," kata editor saluran berita RT yang dikelola pemerintah Rusia, Margarita Simonyan pada pekan lalu.

Pada Senin, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengakui bahwa beberapa orang yang dipanggil dikeluarkan karena kesalahan. Ia mengatakan kesalahan sedang diperbaiki oleh gubernur regional dan kementerian pertahanan.

baca juga

Putin secara khusus menahan diri untuk tidak menyalahkan kesalahan tersebut, baik kepada kementerian, yang dipimpin oleh sekutu dekatnya Sergei Shoigu, atau kepada pejabat regional yang dipercayakan untuk memutuskan dengan tepat siapa orang yang pantas mendapatkan surat panggilan wajib militer.

Pekan lalu, Shoigu mengatakan Moskow berencana untuk merekrut hanya 300.000 personel. Kremlin kemudian membantah laporan oleh media independen Novaya Gazeta Europe bahwa klausul yang dirahasiakan dalam dekrit mobilisasi Putin mengatur pemanggilan satu juta tentara cadangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Resmi, Penerbangan Internasional Padang-Kuala Lumpur Lepas Landas

Resmi, Penerbangan Internasional Padang-Kuala Lumpur Lepas Landas

Sumbar | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 16:34 WIB

Uni Eropa Emoh Akui Hasil Referendum 4 Wilayah Ukraina yang Memilih Bergabung ke Rusia

Uni Eropa Emoh Akui Hasil Referendum 4 Wilayah Ukraina yang Memilih Bergabung ke Rusia

Jatim | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 16:30 WIB

Uni Eropa Kecam Pencaplokan Ilegal 4 Wilayah Ukraina: Rusia Ancam Keamanan Global

Uni Eropa Kecam Pencaplokan Ilegal 4 Wilayah Ukraina: Rusia Ancam Keamanan Global

News | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 15:20 WIB

Terkini

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:34 WIB

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:32 WIB

Mahasiswa Trisakti hingga Tani Merdeka Gelar Demo Hari Ini, 4.263 Polisi Berjaga di 5 Titik Jakpus

Mahasiswa Trisakti hingga Tani Merdeka Gelar Demo Hari Ini, 4.263 Polisi Berjaga di 5 Titik Jakpus

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:29 WIB

Manga The Fake Alchemist Resmi Jadi Anime, Passione Garap Adaptasinya

Manga The Fake Alchemist Resmi Jadi Anime, Passione Garap Adaptasinya

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:26 WIB

4 Alternatif Sepatu Lari ASICS selain Novablast 5, Cocok untuk Daily Trainer Maupun Long Run

4 Alternatif Sepatu Lari ASICS selain Novablast 5, Cocok untuk Daily Trainer Maupun Long Run

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:26 WIB

Listrik PLN Mati Lapor Ke Mana? Ini Panduan Meminta Kompensasi

Listrik PLN Mati Lapor Ke Mana? Ini Panduan Meminta Kompensasi

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:25 WIB

Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli

Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:23 WIB

Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League

Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:22 WIB

Kemenag Sudah Cairkan Insentif Tahap II untuk Guru PAI Non ASN dan Non Sertifikasi

Kemenag Sudah Cairkan Insentif Tahap II untuk Guru PAI Non ASN dan Non Sertifikasi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:21 WIB

Dugaan Mark Up Proyek MBG, Kejagung Amankan 17.600 Unit Motor Listrik dan Segel Dua Gudang

Dugaan Mark Up Proyek MBG, Kejagung Amankan 17.600 Unit Motor Listrik dan Segel Dua Gudang

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:20 WIB