6 Pelaku Pembacokan Tidak Diproses Hukum Malah Dijadikan Duta Anti Tawuran, Warganet Heran

Suara Depok

Selasa, 11 Oktober 2022 | 09:18 WIB
6 Pelaku Pembacokan Tidak Diproses Hukum Malah Dijadikan Duta Anti Tawuran, Warganet Heran
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki [Suara.com/Imam] (Suara.com/Imam)

Depok.suara.com - Aksi tawuran pelajar kerap meresahkan masyarakat. Tetapi kali ini enam pelajar yang ditangkap karena melakukan tindakan tersebut malah dijadikan duta anti tawuran.

Diketahui beberapa hari lalu viral sekelompok pelajar tawuran menggunakan senjata tajam di Jalan Samping Tol Cikunir, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. 

Pihak Polres Metro Bekasi Kota kemudian melakukan langkah cepat dengan meringkus para pelajar tersebut. Enam pelajar tersebut masih berstatus sebagai pelajar SMK, mereka diringkus beserta barang bukti senjata tajam jenis celurit.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Polisi Hengki mengatakan, video aksi tawuran yang viral di media sosial terjadi pada Juli 2022 lalu. Mereka mengunggahnya di salah satu instagram pelaku.

"Video viral yang kejadian di Cikunir Bekasi Selatan itu kejadiannya pada bulan Juli (2022), baru diupload (ulang) oleh masyarakat tanggal 7 Oktober (2022)," kata Hengki, Senin (10/10/2022) yang dimuat Bekasi24jam jaringan Suara.com

Hengki memastikan, tidak ada korban dalam insiden tawuran tersebut. Keenam pelajar yang ditangkap langsung dilakukan pembinaan.

"Syukur Alhamdulillah tidak ada korban atas kejadian tersebut, sudah kita ketahui bersama bahwa dari video yang ada ini anak remaja yang masih eksis ingin mencari jati diri," ujarnya.

Keenam pelajar selanjutnya dipulangkan ke orangtuanya, prosesi sungkeman dilakukan agar timbul rasa penyesalan di diri pelaku.

Polisi tidak melakukan pidana terhadap keenam pelaku, mereka justru dijadikan Duta Antitawuran oleh Polres Metro Bekasi Kota.

baca juga

"Dengan peristiwa tersebut tentu ini menjadi pengalaman berharga bagi diri yang bersangkutan, kita akan jadikan Duta Antitawuran," ungkap Hengki.

Duta anti tawuran diharapkan dapat menjadi ikon di kalangan pelajar terutama SMA/sederajat, agar tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum.

"Kita akan tindaklanjuti dengan bapak Wali Kota, nanti kita akan buat deklarasi antitawuran pelajar se-Kota Bekasi," tegas dia.

Tindakan kepolisian ini lantas mengunggah reaksi dari warganet. Banyak warganet yang tidak percaya polisi menetapkan para tersangka sebagai duta anti tawuran.

"Emang gak ada yang lebih berprestasi  dari mereka pak pol. Ampun deh," terang salah seorang warganet.

"Salah kok jadi duta. Lama2 orang tawuran semua karena pengen jadi duta."

Sumber: Bekasi24jam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jujur Itu Hebat! Polri Akui Gunakan Gas Air Mata Kedaluwarsa 2021 di Kanjuruhan Malang, Adakah Pengakuan Lainnya?

Jujur Itu Hebat! Polri Akui Gunakan Gas Air Mata Kedaluwarsa 2021 di Kanjuruhan Malang, Adakah Pengakuan Lainnya?

Tantrum | Selasa, 11 Oktober 2022 | 09:03 WIB

Terpopuler: Kronologis Abdurrahman Iwan Pemain Indonesia Bela Qatar, Kegagalan Timnas Jadi Nyinyiran Media Asing

Terpopuler: Kronologis Abdurrahman Iwan Pemain Indonesia Bela Qatar, Kegagalan Timnas Jadi Nyinyiran Media Asing

Bekaci | Selasa, 11 Oktober 2022 | 08:55 WIB

Polisi Duga Pembunuh Iwan Budi Paulus di Semarang Merupakan Sosok Terlatih

Polisi Duga Pembunuh Iwan Budi Paulus di Semarang Merupakan Sosok Terlatih

Kalbar | Selasa, 11 Oktober 2022 | 09:00 WIB

Terkini

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya

Sport | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:57 WIB

Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026

Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026

Bola | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:37 WIB

Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka

Lifestyle | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:35 WIB

Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah

Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah

Kalbar | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:29 WIB

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati

Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati

Kalbar | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:15 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB