DPR Geram Mendengar Kabar Kapolda Jatim Ditangkap Kasus Narkoba: Polri Tidak Bisa Diharapkan Lagi!

Suara Depok | Suara.com

Jum'at, 14 Oktober 2022 | 14:57 WIB
DPR Geram Mendengar Kabar Kapolda Jatim Ditangkap Kasus Narkoba: Polri Tidak Bisa Diharapkan Lagi!
Kapolda Sumbar Teddy Minahasa. [ANTARA] (ANTARA)

Depok.suara.com - Kabar ditangkapnya Kapolda Jawa Timur Irjen Teddy Minahasa kembali menghebohkan publik. Pihak DPR pun tergeleng-geleng melihat tingkah polisi yang berapa bulan ini menjadi sorotan publik.

Salah satu Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Santoso menyebut institusi Polri benar-benar tidak bisa diharapkan lagi. Hal itu menyusul sedertan kasus yang dialami para anggotanya.

Terbaru, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Teddy Minahasa dikabarkan ditangkap karena dugaan kasus narkoba. Santoso sendiri belum mengetahui pasti informasi tersebut.

Tetapi yang pasti, jika kabar penangkapan Kapolda Jatim benar adanya maka Polri menurut dia benar-benar tidak bisa diharapkan.

"Saya belum tahu info ini. Kalau itu terjadi maka Polri saat ini sudah benar-benar tidak bisa diharapkan lagi karena sampai Kapolda saja terlibat narkoba," kata Santoso kepada wartawan, Jumat (14/10/2022).

Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memecat dan mempidanakan anggota Polri yang terlibat kasus narkoba. Kekinian diketahui, Kapolda Jawa Timur Irjen Teddy Minahasa ditangkap karena kasus narkoba.

Sahroni sebelumnya juga menyampaikan permintaan tersebut secara terbuka kepada Listyo melalui akun Instagaram pribadinya, @ahmadsahroni88. Dihubungi lebih lanjut, Sahroni mengaku permintaan itu unggah sebelum mengetahui kabar penangkapan Teddy benar adanya.

Sahroni yang kini sudah mengkonfirmasi kabar tersebut, meminta Listyo menindak tegas semua polisi yang terlibat kasus serupa.

"Tadinya engga tahu saya. Tapi saya minta sama pak kapolri kalau ada pejabat terlibat segera pecat dan pidanakan," kata Sahroni kepada wartawan, Jumat (14/10/2022).

Sementara itu, dalam unggahannya di Instagram, Sahroni meminta tindakan tegas juga harus dilakukan kepada polisi yang terlibat judi. Suara.com telah meminta izin kutip unggahan tersebut.

"Pak Kapolri saya minta ketegasan Anda terkait para pejabat Polri yang terlibat judi or narkoba, Anda harus segera pecat dan pidanakan. Ini taruhan anda memimpin institusi besar," kata Sahroni.

Sumber: Suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kekayaan Kapolda Jatim Teddy Minahasa Capai Rp29,9 Miliar, Kini Terancam Penjara

Kekayaan Kapolda Jatim Teddy Minahasa Capai Rp29,9 Miliar, Kini Terancam Penjara

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 14:53 WIB

Viral Lagi, Saat Irjen Teddy Minahasa Pamer Tangkapan 41 Kilogram Sabu-sabu Senilai Rp62 Miliar di Sumbar

Viral Lagi, Saat Irjen Teddy Minahasa Pamer Tangkapan 41 Kilogram Sabu-sabu Senilai Rp62 Miliar di Sumbar

| Jum'at, 14 Oktober 2022 | 14:52 WIB

Jelas Sudah! Hasil Investigasi TGIPF Soal Tragedi Kanjuruhan: Tembakan Gas Air Mata Penyebab Utama Kematian Massal

Jelas Sudah! Hasil Investigasi TGIPF Soal Tragedi Kanjuruhan: Tembakan Gas Air Mata Penyebab Utama Kematian Massal

News | Jum'at, 14 Oktober 2022 | 14:51 WIB

Terkini

Wali Kota Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tunda Redistribusi BPJS 49 Ribu Warga

Wali Kota Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tunda Redistribusi BPJS 49 Ribu Warga

Kaltim | Kamis, 16 April 2026 | 18:36 WIB

Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir

Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:35 WIB

Uang Rakyat Kembali! Kejati Lampung Sita Rp7,8 Miliar dari Koruptor Tol Terpeka

Uang Rakyat Kembali! Kejati Lampung Sita Rp7,8 Miliar dari Koruptor Tol Terpeka

Lampung | Kamis, 16 April 2026 | 18:35 WIB

Ribuan Merek Tekstil Global Ramaikan Indo Intertex 2026 di JIExpo Kemayoran

Ribuan Merek Tekstil Global Ramaikan Indo Intertex 2026 di JIExpo Kemayoran

Foto | Kamis, 16 April 2026 | 18:32 WIB

Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno

Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:31 WIB

BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil

BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:30 WIB

Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS

Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:30 WIB

Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah

Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah

Entertainment | Kamis, 16 April 2026 | 18:26 WIB

Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar

Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar

News | Kamis, 16 April 2026 | 18:26 WIB

Luka yang Tidak Selesai: Membaca Trauma Han Seol-ah dalam Sirens Kiss

Luka yang Tidak Selesai: Membaca Trauma Han Seol-ah dalam Sirens Kiss

Your Say | Kamis, 16 April 2026 | 18:25 WIB