IPW Ungkap Aksi Penyiksaan Oknum Polisi kepada Terdakwa: Dipukul, Ditendang, Dilempar Asbak untuk Dapat Pengakuan

Suara Depok

Sabtu, 22 Oktober 2022 | 20:58 WIB
IPW Ungkap Aksi Penyiksaan Oknum Polisi kepada Terdakwa: Dipukul, Ditendang, Dilempar Asbak untuk Dapat Pengakuan
Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso. (Suara.com/Novian)

Depok.suara.com - Indonesia Police Watch menilai reformasi kultural Polri sebagai polisi sipil yang humanis dan menghormati HAM masih jauh dari harapan. Hal ini disampaikan oleh Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso.

Disebutkan oleh Sugeng masih ada aksi penyiksaan dengan menggunakan kekerasan yang dilakukan oleh anggota Polri untuk memperoleh pengakuan.

Salah satunya terungkap dalam sidang dengan nomor perkara 124/Pid.B/2022/PN Yyk di Pengadilan Negeri Yogyakarta, Kamis (20 Oktober 2022) dengan terdakwa FAS.

Ketika momen dirinya menyampaikan pledoi, terdakwa menyatakan bahwa telah mendapat penganiayaan dari oknum aparat dan dipaksa untuk mengaku sebagai pelaku pembunuhan.

"Saya telah didakwa melakukan penganiayaan, akan tetapi kenyataannya, sayalah yang teraniaya," ungkapnya.

Diakuinya, dirinya dianiaya aparat secara fisik dengan dipukul, ditendang, dicambuk menggunakan selang air. "Bahkan, saya dilempar asbak, kursi dan benda keras lainnya oleh banyak aparat penyidik polsek Sewon," tegasnya.

Bagi Sugeng pengawasan di internal Polri sangat lemah. Sehingga kekerasan, penyalahgunaan wewenang oleh anggota Polri terjadi tanpa berdasarkan koridor hukum.

"Padahal, perlakuan kekerasan dan menyiksa seseorang di tingkat penyelidikan dan penyidikan oleh aparat Polri untuk memperoleh pengakuan tidak dapat dibenarkan secara peraturan perundang-undangan. Baik undang-undang tentang HAM, UU tentang Polri dan juga Peraturan Polri (Perpol) dan Peraturan Kapolri (Perkap)," tegasnya melalui keterangan pers.

Sementara itu Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah memberikan pendapatnya pada sidang tanggal 6 Oktober 2022 yang menyatakan dugaan polisi telah melakukan kekerasan dan penyiksaan dalam masa penyidikan.

Bahkan Komnas HAM yang memantau perkara salah tangkap perkara klitih itu, telah menyurati Propam pada 2 Agustus 2022. Namun, surat mengenai adanya dugaan kekerasan dan penyiksaan oleh aparat kepolisian tersebut tidak pernah ditanggapi.

Kasus klitih ini terjadi pada hari Minggu, 3 April 2022 di Jalan Gedong Kuning, Kotagede, Yogyakarta yang menewaskan Daffa Adzin Albazith. Pada 9 dan 10 April 2022, pihak kepolisian menangkap lima orang yakni A, H, F, R, dan D yang kemudian dijadikan tersangka.

Namun, dalam persidangan, banyak saksi-saksi fakta yang mencabut keterangan dalam BAP-nya dan menyatakan bahwa isi BAP cenderung diarahkan oleh penyidik. Para saksi yang dihadirkan juga tidak melihat pelaku sebenarnya dan juga tidak melihat plat nomor kendaraan yang digunakan pelaku.

"Sementara, para pelaku sejak awal sidang digelar secara konsisten tidak mengakui tindakan pidana yang dituduhkan Jaksa Penuntut Umum," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Geger, Ayah Lesti Kejora Ditangkap Pihak Berwajib, Cek di Sini Faktanya

Geger, Ayah Lesti Kejora Ditangkap Pihak Berwajib, Cek di Sini Faktanya

Bandungbarat | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 16:41 WIB

Sempat Adu Mulut Soal Pelanggaran Lalu Lintas, Pria Diduga Pengemudi Ojol Tewas Bersimbah Darah di Dekat Stasiun Karet

Sempat Adu Mulut Soal Pelanggaran Lalu Lintas, Pria Diduga Pengemudi Ojol Tewas Bersimbah Darah di Dekat Stasiun Karet

Jakarta | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 17:40 WIB

Hari Santri Nasional 2022, Polisi Berpeci di Purwakarta Lakukan Ini

Hari Santri Nasional 2022, Polisi Berpeci di Purwakarta Lakukan Ini

Purwasuka | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 15:59 WIB

Terkini

Praktis dan Unik, Ini 5 Rekomendasi Sabun Muka Bertekstur Bubuk

Praktis dan Unik, Ini 5 Rekomendasi Sabun Muka Bertekstur Bubuk

Your Say | Senin, 15 Juni 2026 | 13:15 WIB

12 Link Twibbon Tahun Baru Islam 2026 Gratis, Mudah Diunduh dan Dibagikan

12 Link Twibbon Tahun Baru Islam 2026 Gratis, Mudah Diunduh dan Dibagikan

Lifestyle | Senin, 15 Juni 2026 | 13:14 WIB

Doa Minum Susu 1 Muharram 1448 H dan Kapan Waktu Terbaik Meminumnya?

Doa Minum Susu 1 Muharram 1448 H dan Kapan Waktu Terbaik Meminumnya?

Lifestyle | Senin, 15 Juni 2026 | 13:11 WIB

Resmi Dibuka! Pendaftaran SPMB Jakarta 2026, 245 Ribu Kursi Gratis Tanpa Biaya

Resmi Dibuka! Pendaftaran SPMB Jakarta 2026, 245 Ribu Kursi Gratis Tanpa Biaya

News | Senin, 15 Juni 2026 | 13:03 WIB

Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi Global,Usung Daya Tahan Ekstra dan Jaringan 5G

Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi Global,Usung Daya Tahan Ekstra dan Jaringan 5G

Your Say | Senin, 15 Juni 2026 | 13:00 WIB

5 Weton yang Dipercaya Jadi Incaran Sengkolo pada Malam 1 Suro, Waspada Akan Sial

5 Weton yang Dipercaya Jadi Incaran Sengkolo pada Malam 1 Suro, Waspada Akan Sial

Lifestyle | Senin, 15 Juni 2026 | 12:59 WIB

Investor Berpesta! IHSG Naik 5 Persen, AMMN dan DEWA Meroket

Investor Berpesta! IHSG Naik 5 Persen, AMMN dan DEWA Meroket

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 12:58 WIB

Gubernur Sulsel Bantu Remaja yang Tak Bisa Menelan Sejak Usia 7 Tahun

Gubernur Sulsel Bantu Remaja yang Tak Bisa Menelan Sejak Usia 7 Tahun

Sulsel | Senin, 15 Juni 2026 | 12:56 WIB

Bertentangan dengan Norma Agama dan Nilai Sosial, 252 Miras di Pesisir Selatan Dimusnahkan

Bertentangan dengan Norma Agama dan Nilai Sosial, 252 Miras di Pesisir Selatan Dimusnahkan

Sumbar | Senin, 15 Juni 2026 | 12:55 WIB

Tembus 500 Episode, Terungkap Rahasia Kekompakan Pemain 'Asmara Gen Z' di Lokasi Syuting

Tembus 500 Episode, Terungkap Rahasia Kekompakan Pemain 'Asmara Gen Z' di Lokasi Syuting

Entertainment | Senin, 15 Juni 2026 | 12:54 WIB