Bikin Merinding, Ini Hasil Prarekonstruksi Kasus Pembunuhan Sadis di Jatijajar Depok

Suara Depok

Kamis, 10 November 2022 | 11:18 WIB
Bikin Merinding, Ini Hasil Prarekonstruksi Kasus Pembunuhan Sadis di Jatijajar Depok
Potret tersangkankasus pembunuhan sadis di Jatijajar Depok saat prarekonstruksi (Depok/ah)

Depok.suara.com, Prarekonstruksi kasus pembunuhan sadis ayah kandung menghabisi nyawa anaknya di perumahan Cluster Pondok Jatijajar, Tapos Depok, Jawa Barat digelar Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Depok, Rabu (9/11/22) kemarin. 

Dalam kegiatan tersebut, tersangka memperagakan 15 adegan reka ulang saat peristiwa berdarah itu terjadi. 

Seperti diketahui, sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, korban Keyla Putri Cantika (11) atau Kekey sempat dikejar pelaku yang telah menjadi tersangka yaitu ayahnya, Rizky Noviyandi Achmad (31), dan kemudian dihabisi dengan senjata tajam di dapur.

Kasatsersekrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno mengatakan bahwa prarekonstruksi tersebut dipimpin oleh  Kapolres Metro Depok  Imran Edwin Siregar.

"Pra rekonstruksi kasus 338 (pasal pembunuhan) yang di Jatijajar ada  15 reka adegan yang dilakukan oleh pelaku," kata Yogen Heroes Baruno kepada wartawan. 

Lebih lanjut Yogen menuturkan, terdapat satu adegan yang janggal diperagakan pelaku yakni saat menghabisi nyawa sang anak di dapur.

"Ini masih menjadi pertanyaan kita ya, kita ambil contoh adegan atau sampel misalnya bagaimana anaknya di eksekusi di wastafel, tapi kemudian jenazahnya ditemukan di ruang tamu," terangnya. 

Saat dimintai keterangan, pelaku mengaku mengeksekusi anaknya di dapur. Jawabannya konsisten.

Namum demikian, kata Yogen, penyidik menduga korban yang tewas ini masih memiliki sisa tenaga terakhir untuk menuju ke ibunya di ruang tamu. Sang ibu sudah terlebih dahulu dibacok pelaku.

"Meski pengakuan tersangka membacok korban di dapur, jenazah Kekey ditemukan di ruang tamu," katanya. 

"Ditemukannya jenazah di depan terjawab sudah," sambungnya. 

Kemudian lanjut Yogen, dalam rekonstruksi selanjutnya, pihaknya akan melibatkan pihak kejaksaan.

"Semoga semuanya bisa terjawab di situ. Nanti akan kita laksanakan lagi rekonstruksi yang lengkap bersama dengan jaksa juga. Jadi prarekonstruksi ini untuk membuktikan kejadian yang sebenarnya," terangnya. 

Dari hasil prarekonstruksi, lanjut Yogen, terbukti pelaku membantai istrinya di ruang tamu sementara sang anak di dapur. 

"Jadi saat menghabisi ibunya, anaknya berlari ke belakang dan dikejar pelaku," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Update Kasus KDRT di Depok, Korban Alami Luka Robek di Bibir 10 Centimeter

Update Kasus KDRT di Depok, Korban Alami Luka Robek di Bibir 10 Centimeter

Bogor | Senin, 07 November 2022 | 21:56 WIB

Terungkap, Suami yang Viral Pukul Istri di Depok Residivis Kasus Narkoba

Terungkap, Suami yang Viral Pukul Istri di Depok Residivis Kasus Narkoba

Jakarta | Senin, 07 November 2022 | 19:56 WIB

Akhirnya Terungkap! Ini Motif Suami Hantam Istri di Depok

Akhirnya Terungkap! Ini Motif Suami Hantam Istri di Depok

Bogor | Senin, 07 November 2022 | 16:38 WIB

Terkini

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:55 WIB

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:37 WIB

Motor Listrik Pintar OMO-X Resmi Mengaspal di Indonesia Simak Keunggulan dan Harganya

Motor Listrik Pintar OMO-X Resmi Mengaspal di Indonesia Simak Keunggulan dan Harganya

Otomotif | Senin, 15 Juni 2026 | 21:32 WIB

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:20 WIB

Tayang Besok Pagi di ANTV, Ini 7 Fakta Kuch Kuch Hota Hai yang Mungkin Jarang Orang Tahu

Tayang Besok Pagi di ANTV, Ini 7 Fakta Kuch Kuch Hota Hai yang Mungkin Jarang Orang Tahu

Entertainment | Senin, 15 Juni 2026 | 21:19 WIB

Siswa SD Urung Makan Setelah Temukan Ayam Berulat dalam Menu MBG

Siswa SD Urung Makan Setelah Temukan Ayam Berulat dalam Menu MBG

Kalbar | Senin, 15 Juni 2026 | 21:19 WIB

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:07 WIB

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan

News | Senin, 15 Juni 2026 | 21:04 WIB

Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia

Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 20:57 WIB

FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih

FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 20:57 WIB