Maskapai Penerbangan asal Indonesia di Peringkat Pertama Maskapai Penerbangan Terburuk di Dunia Versi Bounce

Suara Depok

Minggu, 13 November 2022 | 16:32 WIB
Maskapai Penerbangan asal Indonesia di Peringkat Pertama Maskapai Penerbangan Terburuk di Dunia Versi Bounce
Freepik

Depok.suara.com - Platform layanan perjalanan Bounce merilis daftar peringkat 50 maskapai di seluruh dunia atau The 2022 Airline Index Iternational airlines in the US. Pemeringkatan dari Bounce ini mempertimbangkan penilaian sejumlah faktor, yakni ketepatan waktu, catatan pembatalan, peringkat pelanggan, penawaran bagasi gratis, hiburan selama penerbangan, layanan pelanggan, kenyamanan tempat duduk, hingga ketentuan berat bobot jinjingan yang diperbolehkan.

Tiga besar maskapai terbaik berdasarkan penilaian diatas diraih oleh Singapore Airlines (Singapura, skor 7,69), All Nippon Airways (Jepang, skor 7,48) dan Korean Air (Korea Selatan, skor 7,19).

Dalam daftar tersebut ada 4 maskapai asal Indonesia yaitu Citilink di urutan 29 dengan skor 3,38 kemudian Batik Air di urutan 34 dengan skor 2,74 dan 2 lagi yang paling menarik perhatian adalah Wings Air dan Lion Air yang bisa dibilang sebagai maskapai paling buruk karena berada di urutan paling bawah yaitu Wings Air di urutan 49 dengan skor 1,11 dan Lion Air di urutan 50 dengan skor 0,72.

Dalam keterangannya, Bounce memberikan alasan tersendiri mengapa menempatkan Lion Air dan Wings Air menjadi maskapai yang terburuk.

Maskapai Lion Air tercatat memiliki tingkat kedatangan tepat waktu hanya 42,27 persen dengan persentase pembatalan 34,43 persen. Dapat diartikan, maskapai Lion Group tersebut sering terlambat. Bahkan sepertiga penerbangan Lion Air dibatalkan dalam satu tahun terakhir.

Lion Air juga mendapat skor yang buruk untuk penilaian lainnya yaitu 1/5 untuk makanan dan hiburan dalam pesawat dan 2/5 untuk kenyamanan kursi dan layanan staf.

Sementara untuk Wings Air, tidak jauh berbeda dengan Lion Air dimana maskapai ini dinilai memiliki tingkat kedatangan dan pembatalan serta ketepatan waktu yang buruk. Persentase ketepatan waktu tiba Wings Air adalah 49,78 persen sedangkan persentase pembatalan adalah 20,63 persen.

Wings Air mendapatkan rating 1/5 untuk makanan dan hiburan, serta rating 2/5 untuk kenyamanan tempat duduk dan layanan staf.

Berikut ini daftar 10 maskapai terburuk di dunia:

baca juga

1. Lion Air, Indonesia - skor 0,72

2. Wings Air, Indonesia - skor 1,11

3. Flydubai, Uni Emirat Arab - skor 1,18

4. AirAsia India, India - skor 1,34

5. Shenzhen Airlines, China - skor 1,54

6. VivaAerobus, Mexico - skor 1,56

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lion Air dan Wings Air Masuk Daftar Maskapai Terburuk di Dunia

Lion Air dan Wings Air Masuk Daftar Maskapai Terburuk di Dunia

Bisnis | Minggu, 13 November 2022 | 12:09 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×