Cara Kontrol Emosi Ini Bisa Tanggulangi Mimpi Buruk Saat Tidur

Suara Depok

Selasa, 29 November 2022 | 14:29 WIB
Cara Kontrol Emosi Ini Bisa Tanggulangi Mimpi Buruk Saat Tidur
Ilustrasi mimpi buruk (Pixabay)

Depok.suara.com - Semua orang pasti pernah bermimpi buruk. Namun, bagi sebagian orang, mimpi buruk lebih cenderung seringbdialami. Sampai-sampai mimpinya dapat menyebabkan tekanan emosional yang serius.

Bagi orang yang didiagnosis mengalami gangguan mimpi buruk (ND), mimpi mereka kerap melibatkan emosi negatif kuat yang terjadi pada fase tidur gerakan mata cepat atau Rapid Eye Movement (REM). 

Mereka biasanya akan disarankan menjalani imagery rehearsal therapy (IRT) untuk mengurangi intensitas mimpi buruk. Peserta terapi diminta mengingat kembali mimpinya, kemudian dilatih mengubah jalan cerita negatif supaya memiliki akhir yang lebih positif. 

Setelah itu, mereka menghafal skenario baru hingga terekam dalam memori, yang dapat memengaruhi mimpi ketika terlelap di malam hari. Kini, studi terbaru mengusulkan cara lain yang diyakini efektif untuk mengatasi mimpi buruk.

Mengutip dari Vice, dalam jurnal Current Biology, hasil penelitian menunjukkan hubungan yang melekat antara pengalaman emosional dalam mimpi dan kesejahteraan (well-being) pribadi seseorang. 

“Dari pengamatan ini, kami menemukan emosi yang muncul dalam mimpi bisa dimanipulasi untuk mengatasi mimpi buruk,” terang Lampros Perogamvros, psikiater yang bekerja di Sleep Laboratory Rumah Sakit Universitas Jenewa, Swiss, dalam keterangan persnya. 

Menurutnya, cara tersebut dapat mengurangi mimpi yang menguras emosional. Sehingga, resiko mengalami mimpi buruk akan menurun. 

“Kami bisa mengurangi intensitas mimpi yang sangat emosional dan negatif pada pasien yang mengalami masalah mimpi buruk," katanya. 

Perogamvros dan rekan-rekan penelitinya memberikan serangkaian metode terapi pada 36 pasien ND selama dua minggu, lalu mengukur frekuensi terjadinya mimpi buruk setiap minggu. Pada awal penelitian, semua pasien menjalani IRT, tapi setengahnya mendapat terapi lain yang disebut treatment memory reactivation (TMR). 

baca juga

Pada akhir sesi pertama IRT, pasien dihadapkan pada bebunyian selama menghafal skenario mimpi positif. Tujuannya untuk menggabungkan dua hal tersebut.

Selama dua minggu, kelompok eksperimen terpapar suara yang sama selama tahap REM. Para peneliti menemukan di akhir periode, bahwa pasien yang menjalani TMR jarang bermimpi buruk dibandingkan dengan kelompok kontrol yang hanya mendapat IRT. Mimpi mereka menjadi lebih positif, dan tak lagi seintens dulu setelah tiga bulan.

Menurut peneliti, percobaan ini menunjukkan pentingnya tahap REM dalam memperkuat memori positif, meski secara tersirat.

“Mungkin ada efek konvergen (dan aditif) pada mekanisme IRT dan TMR yang memengaruhi pengalaman emosional selama bermimpi. Contohnya, mengurangi rasa takut dalam mimpi (yang disebabkan oleh proses pemusnahan rasa takut) dapat menimbulkan emosi yang lebih positif dalam mimpi,” demikian bunyi penelitiannya.

Efektivitas manipulasi mimpi buruk masih perlu diuji dalam skala yang lebih besar, tapi TMR diharapkan bisa menjadi pilihan “terapi tidur” bagi pasien yang mengalami masalah psikologis lain, seperti gangguan kecemasan, gangguan stres pascatrauma (PTSD), perubahan suasana hati ekstrem, dan insomnia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peneliti Temukan Jejak Kaki Raksasa di Andalusia

Peneliti Temukan Jejak Kaki Raksasa di Andalusia

Depok | Jum'at, 25 November 2022 | 11:08 WIB

Butuh Referensi Penelitian? Begini Cara Mencari Jurnal untuk Karya Ilmiah!

Butuh Referensi Penelitian? Begini Cara Mencari Jurnal untuk Karya Ilmiah!

Your Say | Kamis, 24 November 2022 | 13:32 WIB

78% Pengambil Keputusan TI di Indonesia Membuat Fungsi TI Lebih Demokratis

78% Pengambil Keputusan TI di Indonesia Membuat Fungsi TI Lebih Demokratis

Press Release | Selasa, 22 November 2022 | 16:00 WIB

Terkini

Argentina ke Semifinal! Rating Pemain Jadi Sorotan Usai Tumbangkan Swiss

Argentina ke Semifinal! Rating Pemain Jadi Sorotan Usai Tumbangkan Swiss

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 07:00 WIB

Semifinal Final Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina, Lionel Scaloni: Ini Pertandingan Bersejarah

Semifinal Final Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina, Lionel Scaloni: Ini Pertandingan Bersejarah

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 06:52 WIB

Profil Jan S. Maringka, Mantan Kejati Sulsel Disebut-sebut Calon Jaksa Agung RI

Profil Jan S. Maringka, Mantan Kejati Sulsel Disebut-sebut Calon Jaksa Agung RI

Sulsel | Senin, 13 Juli 2026 | 06:43 WIB

Budaya 'Kondangan Akademik' Mahasiswa: Bentuk Dukungan atau Tekanan Sosial?

Budaya 'Kondangan Akademik' Mahasiswa: Bentuk Dukungan atau Tekanan Sosial?

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 06:30 WIB

Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral!

Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral!

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 06:13 WIB

Andi Sudirman Terima Penghargaan Dekranas, Mendagri Puji Sulsel Sebagai Tuan Rumah

Andi Sudirman Terima Penghargaan Dekranas, Mendagri Puji Sulsel Sebagai Tuan Rumah

Sulsel | Senin, 13 Juli 2026 | 05:44 WIB

Parkir Liar di Makassar Kembali Makan Korban, Munafri Ultimatum PD Parkir

Parkir Liar di Makassar Kembali Makan Korban, Munafri Ultimatum PD Parkir

Sulsel | Senin, 13 Juli 2026 | 05:36 WIB

Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026

Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 05:30 WIB

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia

Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia

Jabar | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:55 WIB

×