Depok.suara.com - Babak Final Piala Dunia 2022 akan mempertemukan Prancis menghadapi Argentina. Kedua tim sangat berambisi untuk meraih gelar juara di dataran benua kuning ini.
Prancis akan berupayan menjadi tim pertama yang mempertahankan gelar mereka sejak Brasil pada 1962, sedangkan di sisi lain ada Argentina yang ingin memberikan gelar bagi Lionel Messi sebelum megabintang tersebut pensiun.
Sementara itu ada juga rekor yaitu perwakilan Bayern Munich dan Inter Milan yang tidak pernah terputus sejak Piala Dunia 1982 di Spanyol. Setidaknya perwakilan kedua tim tersebut selalu ada dalam Final Piala Dunia dalam 40 tahun terakhir.
Spain 1982: Italy 3-1 West Germany
Bayern: Karl-Heinz Rummenigge, Paul Breitner, Wolfgang Dremmler (West Germany)
Inter: Beppe Bergomi, Gabriele Oriali, Alessandro Altobelli (Italy)
Bayern dan Inter sama-sama terwakili di Bernabeu karena kedua klub mempersembahkan trio pemain untuk final tahun 1982. Pertandingan berlangsung klasik karena setelah babak pertama tanpa gol.
Azzurri lantas meraih kemenangan 3-1 atas rival Eropa mereka dengan Altobelli dari Inter menutup pertandingan dengan gol ketiga timnya, dicetak di depan 90.000 penggemar.
Mexico 1986: Argentina 3-2 West Germany
Bayern: Lothar Matthaus, Dieter Hoeness, Norbert Eder (Jerman Barat)
Inter: Karl-Heinz Rummenigge (Jerman Barat)
Meski keempat pemain Bayern dan Inter bekerja sama di tim yang sama, mereka tidak dapat mencegah Jerman Barat menderita kekalahan kedua berturut-turut di final Piala Dunia.
Kali ini mereka kalah dari Argentina di hadapan 114.600 penonton di Estadio Azteca di Mexico City. Untuk semua penampilan ajaib Diego Maradona di awal kompetisi, dia tidak berhasil mencetak gol di final. Sebaliknya, gol kemenangan Argentina diselipkan oleh gelandang Jorge Burruchaga.
Italy 1990: West Germany 1-0 Argentina
Bayern: Klaus Augenthaler, Jurgen Kohler, Stefan Reuter (Jerman Barat)