Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

Fabiola Febrinastri

Senin, 01 Juni 2026 | 08:42 WIB
Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, di Kabupaten Kupang, NTT, Minggu (31/5/2026). (Dok: Kemensos)

Suara.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (31/5/2026). Progres pembangunannya sudah hampir mencapai 75 persen dan ditargetkan selesai sebelum tahun ajaran baru pada Juli mendatang.

Gedung Sekolah Rakyat permanen tersebut berlokasi di Jalan Tilong Dam, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, dengan luas 10 hektare.

"Ini adalah gedung permanen Sekolah Rakyat Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Posisinya sudah mendekati 75 persen," kata Gus Ipul.

Di sekolah tersebut nantinya juga terdapat berbagai infrastruktur dan fasilitas untuk menunjang proses belajar mengajar bagi 1.000 siswa. Di antaranya, ruang kelas untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA, laboratorium sains, laboratorium komputer, perpustakaan, asrama putra dan putri, asrama guru, lapangan olahraga, kantin, dapur, rumah ibadah, gedung serbaguna, serta pusat kegiatan ekstrakurikuler.

"Asramanya seperti ini, tempat tidurnya susun, dilengkapi dengan meja belajar dan ada juga loker untuk pakaian dari para siswa. Modelnya seperti ini standar secara nasional," jelas Gus Ipul.

Semua fasilitas ini, lanjutnya, diharapkan menjadi bagian dari dukungan sekolah rakyat terhadap proses pembelajaran untuk keluarga rentan. Yaitu, siswa-siswa istimewa dari keluarga yang paling tidak mampu.

Gus Ipul mengatakan, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berperan sebagai pihak yang membangun gedung permanen sekolah. Sebelum pembangunan dimulai, telah dilakukan asesmen untuk memastikan kondisi lahan hingga syarat-syarat lain yang harus dipenuhi.

"Sebelum dibangun sudah dihitung semua bagaimana daya dukung airnya, bagaimana keamanannya dari bencana, kemudian juga hal-hal lain yang sudah dihitung secara teknis oleh Kementerian PU," ungkap Gus Ipul.

"Jadi pasokan listriknya juga sudah siap, semuanya sudah dihitung dan tentu menjadi bagian dari kriteria untuk bisa memenuhi syarat dibangun gedung Sekolah Rakyat," sambungnya.

baca juga

Gus Ipul menegaskan, Sekolah Rakyat merupakan hadiah dari Presiden Prabowo Subianto bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu di Desil 1 dan Desil 2 DTSEN. Anaknya disekolahkan dan orangtuanya diberdayakan, untuk memutus mata rantai kemiskinan dan menghadirkan generasi emas 2045.

Lebih lanjut Gus Ipul menambahkan, Sekolah Rakyat Kupang ini merupakan yang pertama di NTT. Ia berharap agar kedepannya semakin banyak kabupaten dan kota di provinsi tersebut yang memiliki Sekolah Rakyat permanen.

"Insya Allah dibawah koordinasi Pak Gubernur banyak lagi kabupaten kota yang telah bekerja keras untuk menghadirkan lahan yang layak untuk segera dibangun," ujarnya.

Turut hadir dalam peninjauan ini Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Bupati Kupang Yosep Lede, Wakil Bupati Kupang Aurum Obe Titu Eki, dan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Prasarana Strategis Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (DJPS) Kementerian PU Istiadi Nugroho.

Kemudian Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo, para staf khusus menteri, tenaga ahli menteri, serta pejabat lainnya.

Sebagai informasi, saat ini Sekolah Rakyat rintisan Kupang telah beroperasi sejak Juli 2025. Sekolah yang sudah menampung 100 siswa ini untuk sementara menggunakan gedung di Sentra Efata Kupang yang berlokasi di Jalan Timor Raya KM 36, Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten. Setelah pembangunan Sekolah Rakyat permanen rampung, aktivitas belajar mengajar di sekolah rintisan akan dipindahkan. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:37 WIB

Kemensos dan Kementerian PU Targetkan 93 Sekolah Rakyat Permanen Rampung Bulan Juni

Kemensos dan Kementerian PU Targetkan 93 Sekolah Rakyat Permanen Rampung Bulan Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:19 WIB

Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat

Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 08:34 WIB

Mensos Gus Ipul Apresiasi Kemajuan Siswa Sekolah Rakyat di Katingan

Mensos Gus Ipul Apresiasi Kemajuan Siswa Sekolah Rakyat di Katingan

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:00 WIB

Menteri PU Akui Pembangunan Sekolah Rakyat Telat dari Target

Menteri PU Akui Pembangunan Sekolah Rakyat Telat dari Target

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:38 WIB

Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Tak Hanya Fokus Pendidikan, Orang Tua Siswa Diberdayakan

Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Tak Hanya Fokus Pendidikan, Orang Tua Siswa Diberdayakan

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:03 WIB

Terkini

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

×