- Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri upacara persemayaman mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di Jakarta, Senin 1 Juni 2026.
- Mantan Menteri Pertahanan dan KSAD Ryamizard Ryacudu meninggal dunia pada Minggu 31 Mei 2026 akibat sakit di RSPAD.
- Kehadiran Presiden di Kementerian Pertahanan dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir sebelum mengikuti agenda Peringatan Hari Lahir Pancasila.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri upacara persemayaman mantan Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) TNI Ryamizard Ryacudu di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (1/6/2026) pagi.
Kehadiran Prabowo menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada Ryamizard, tokoh militer senior yang pernah memimpin Kementerian Pertahanan dan mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk negara.
Agenda tersebut dikonfirmasi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
"Insyallah rencananya demikian," kata Prasetyo kepada wartawan.
Prabowo dijadwalkan mendatangi Kementerian Pertahanan sebelum melanjutkan agenda kenegaraan dalam rangka Peringatan Hari Lahir Pancasila.
Usai menghadiri persemayaman, kepala negara akan bertolak ke Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta.

Kabar Duka
Kabar wafatnya Ryamizard Ryacudu sebelumnya menyelimuti dunia militer dan pemerintahan Indonesia. Mantan Menteri Pertahanan RI periode 2014-2019 itu meninggal dunia pada Minggu (31/5/2026) siang.
Berdasarkan informasi yang beredar di lingkungan TNI, Ryamizard mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.03 WIB di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.
Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) tersebut meninggal dunia setelah menjalani perawatan akibat sakit.
Dalam beberapa waktu terakhir, kondisi kesehatannya dikabarkan menurun hingga harus mendapatkan penanganan intensif di rumah sakit rujukan utama TNI itu.
Kepergian Ryamizard menjadi kehilangan besar bagi bangsa.
Selama karier militernya, ia dikenal sebagai salah satu jenderal berpengaruh yang menempati sejumlah posisi strategis, mulai dari KSAD hingga Menteri Pertahanan, serta memiliki rekam jejak panjang dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).