Keraton Solo Rusak Parah dan Sempat Dibobol Maling, Gusti Moeng Minta Waktu Bertemu dengan Gibran

Suara Depok Suara.Com
Selasa, 20 Desember 2022 | 10:19 WIB
Keraton Solo Rusak Parah dan Sempat Dibobol Maling, Gusti Moeng Minta Waktu Bertemu dengan Gibran
Gusti Moeng tunjukkan kondisi Keraton Solo (Tangkapan Layar Berita Surakarta)

Depok.suara.com - GKR Wandasari atau Gusti Moeng yang merupakan Ketua Lembaga Adat Keraton Solo menunjukan kondisi bangunan di dalam Keraton Solo yang mulai rusak. Dirinya juga sempat memperlihatkan bagian dalam keraton yang pada hari Sabtu sempat dibobol pencuri.

Dilihat dari unggahan Berita Surakarta, beberapa bangunan Keraton Solo memang sudah tidak layak pakai. Bahkan beberapa sudah roboh baik pintu hingga atapnya.

Menurut dari Adik sinihun PB XIII ini pihaknya sudah menghadap Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka sejak setengah tahun lalu. Tetapi pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Solo belum menanggapi permintaan mereka.

"Kalau dianggap ada tiga sisi harusnya ditanyain gitu. Tapi di sisi sini gak ditanya, pastinya tidak akan rampung. Bisa menimbang dan melihat yang akan menguntungkan untuk kerjasama yang mana," jelas Gusti Moeng.

Gibran sendiri menyatakan bahwa pihaknya tetap bisa diajak untuk komunikasi. Menurutnya bila visi keraton sesuai dengan Pemkot akan jauh lebih baik.

Dirinya pun mengaku hanya menunggu instruksi dari pihak keraton. Hal ini lantaran yang memiliki bangunan tersebut adalah pihak keraton.

"Saya juga nunggu. Yang punya aset kan beliau-beliau di sana. Intinya saya siap membantu," tegas Putra Sulung Presiden Jokowi ini.

Gibran menegaskan bahwa dirinya siap membantu. Bahkan beberapa kali dirinya telah datang ke Keraton Solo bersama para kementerian terkait.

"Sudah ada beberapa menteri yang kesana. Saya ajak masuk ke dalem Keraton Solo sampai ke belakang semua," jelasnya.

Baca Juga: KPK Geledah Gedung DPRD Jatim Terkait Kasus Suap Sahat Tua Simanjuntak

Dirinya mengungkapkan Pemkot Solo bersedia untuk merevitalisasi bangunan dalam keraton. Apalagi bangunan tersebut menyimpan sejarah Solo itu sendiri.

Gibran juga tidak memaksa agar Keraton Solo untuk membuka wilayahnya untuk publik. Dirinya menyadari banyak ruangan yang memang terlarang untuk dimasuki.

"Kalau mau dibuka publik seneng. Kalau gak ya gak papa. Mau dikasih tarif silahkan. Gratis juga bagus," Jelasnya.

"Tidak semua wilayah keraton bisa diakses publik. Kita perlu menjaga kesakralan. Kan yang penting event-event kebudayaan bisa berjalan," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI