Soal Wacana Pemilu sistem proposional tertutup, Ini Keputusan Delapan Partai di DPR

Suara Depok | Suara.com

Senin, 09 Januari 2023 | 10:29 WIB
Soal Wacana Pemilu sistem proposional tertutup, Ini Keputusan Delapan Partai di DPR
Potret Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar Airlangga Hartarto saat membacakan hasil. Keputusan soal wacana pemili proposional tertutup (Instagram@airlanggahartarto_official)

Depok.suara.com, Pasca adanya wacana Pemilu 2024 dilangsungkan dengan sistem proposional tertutup oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) beberapa waktu langsung mengundang reaksi dari sejumlah Partai Politik yang memiliki perwakilan di DPR. 

Alhasil, untuk membahas terkait wacana tersebut, delapan partai politik seperti Partai Golkar, PKB, Partai Nasdem, Partai Demokrat, PAN, PKS, dan PPP serta Gerindra menggelar pertemuan di Jakarta, Minggu (8/1/2023). 

Meski pimpinan Partai Gerindra tidak hadir dan diwakilkan, kedelapan Partai Politik tersebut telah sepakat menolak Pemilu 2024 dilangsungkan dengan sistem proposional tertutup. 

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan bahwa hasil dari pertemuan tersebut telah menghasilkan keputusan bersama untuk mempertahankan sistem pemilu proporsional terbuka. 

"Kami menolak proporsional tertutup dan memiliki komitmen untuk menjaga kemajuan demokrasi di Indonesia yang telah dijalankan sejak era reformasi," kata Airlangga saat membacakan pernyataan sikap bersama pimpinan partai politik. 

Lebih lanjut Airlangga mengatakan, wacana sistem proporsional tertutup merupakan kemunduran demokrasi.

Karena menurutnya, sistem proporsional terbuka sudah sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Desember 2008 dan sudah digunakan dalam tiga kali pemilu. 

Karena itu, ia menilai gugatan atas yurisprudensi putusan MK akan menjadi preseden buruk di bidang hukum.

"Untuk itu, kami meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menjalankan tahapan pemilu yang sudah disepaati bersama dan menjaga netralitas sesuai peraturan perundang-undangan," katanya. 

"Kami mengapresiasi pemerintah yang telah menganggarkan Pemilu 2024, serta penyelenggara pemilu, terutama KPU agar tetap menjalankan tahapan yang sudah disepakati bersama," sambungnya. 

Sementara itu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, sejak awal partainya sudah menolak dengan wacana tersebut. 

Karena menurut AHY,  sistem tertutup akan membuat warga negara tidak bisa memilih secara langsung calon legislatif.

"Karena kita ingin semua menggunakan haknya dan tidak seperti membeli kucing dalam karung, dan tentu kita berharap pada saatnya para wakil rakyat dan pemimpin yang terpilih benar-benar yang bisa membawa perubahan dan perbaikan," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Blak-blakan! Kader PDIP Beberkan Parpol yang Pernah Dukung Sistem Proporsional Tertutup, Ada Dua Partai Besar Ini

Blak-blakan! Kader PDIP Beberkan Parpol yang Pernah Dukung Sistem Proporsional Tertutup, Ada Dua Partai Besar Ini

News | Senin, 09 Januari 2023 | 08:55 WIB

Baru 20 Orang Bakal Calon DPD RI Lolos, Salah Satunya Keponakan Khofifah

Baru 20 Orang Bakal Calon DPD RI Lolos, Salah Satunya Keponakan Khofifah

Jatim | Senin, 09 Januari 2023 | 07:50 WIB

Saat 8 Ketum Parpol Bersatu Tolak Pemilu Tertutup Usulan PDIP, Lahirkan 5 Poin Kesepakatan

Saat 8 Ketum Parpol Bersatu Tolak Pemilu Tertutup Usulan PDIP, Lahirkan 5 Poin Kesepakatan

News | Senin, 09 Januari 2023 | 05:34 WIB

Terkini

Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?

Marc Marquez Terpuruk, Aprilia Berpesta: Hanya Sementara atau Seterusnya?

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:13 WIB

Teriakan Suara Hati Buruh vs Bahasa Aman Para Elite

Teriakan Suara Hati Buruh vs Bahasa Aman Para Elite

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:13 WIB

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:12 WIB

Mengapa Gelang Haji Indonesia Terbuat dari Logam? Ternyata Ini Keunggulannya

Mengapa Gelang Haji Indonesia Terbuat dari Logam? Ternyata Ini Keunggulannya

Sulsel | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:12 WIB

Cara Cek Kelayakan KPR Online agar Pengajuan Aman, Praktis Tanpa Harus ke Bank

Cara Cek Kelayakan KPR Online agar Pengajuan Aman, Praktis Tanpa Harus ke Bank

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:11 WIB

Real Madrid Dikabarkan Ingin Bajak Pemain Keturunan Indonesia dari Manchester City

Real Madrid Dikabarkan Ingin Bajak Pemain Keturunan Indonesia dari Manchester City

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:09 WIB

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

Ade Armando Klaim Baru Tahu Ceramah JK di UGM 40 Menit Usai Dipolisikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:01 WIB

Review Film Swapped: Suguhkan Animasi Indah dengan Cerita yang Heartwarming

Review Film Swapped: Suguhkan Animasi Indah dengan Cerita yang Heartwarming

Your Say | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:00 WIB

Prilly Latuconsina Beberkan Realita Pahit Syuting Sinetron, Protes Bisa Bikin Peran 'Dimatikan'

Prilly Latuconsina Beberkan Realita Pahit Syuting Sinetron, Protes Bisa Bikin Peran 'Dimatikan'

Entertainment | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:00 WIB

Cegah Pialang Bodong, OJK Luncurkan QR Code untuk Verifikasi STTD Asuransi

Cegah Pialang Bodong, OJK Luncurkan QR Code untuk Verifikasi STTD Asuransi

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 09:54 WIB