Depok.suara.com - Sudah hampir dua bulan sudah Ferry Irawan menjalani masa tahanannya di Mapolda Jatim. Sebelumnya, Ferry melakukan KDRT pada istrinya, Venna Melinda hingga membuatnya terluka secara fisik dan mental.
Ibunda Ferry Irawan, Hariati tak kuasa menahan tangis saat menjenguk putranya yang lama tak dijumpainya itu. Penuh haru, Hariati memeluk tubuh anaknya dan merasa kasihan dengan nasib Ferry.
“Kemarin ketemu langsung pelukan. Kasihan ngeliatnya. Alhamdulillah (kabar Ferry) baik,” ujar Hariati, dikutip Senin (6/3/2023).
Pada kesempatan itu, Ferry menceritakan bahwa sang istri, Venna sempat menemuinya. Namun di pertemuan tersebut, Venna tak didampingi oleh siapapun, kecuali penyidik.
“Dia cerita, tanggal 24 Februari ada Venna datang ke sana dan menemui Ferry,” ungkap Hariati.
“Ferry kaget ada Venna datang. Venna tidak ditemani pengacaranya. Datang sendiri, cuma ditemani penyidik,” sambungnya.
Menurut cerita Hariati, Venna melinda sempat menyebut akan mencabut gugatannya jika Ferry mengakui perlakuan KDRT. Namun, sayangnya Ferry enggan untuk melakukan hal tersebut.
“Terus Venna bilang sama Ferry, ‘Kamu ngaku aja kalau kamu KDRT. Kalau kamu ngaku, nanti saya cabut berkasnya, laporannya’. Ferry bilang, ‘Saya harus mengaku apa? Karena kan saya tidak berbuat apa-apa’,” cerita Hariati.
Di depan Venna, Ferry masih tetap pada pendiriannya untuk tak mengakui jika dirinya melakukan KDRT selama menjadi suami Venna setahun ke belakang.
Baca Juga: Terlihat Adem Ayem, Ternyata Nikita Willy Pernah Ngambek dengan Indra Priawan Gara-Gara Ini
“Ferry sempat nanya, ‘Kamu dipukul enggak?, kata Venna enggak, (Ferry bilang), ‘Saya tidak pernah KDRT’,” pungkas Hariati.
Hingga kini, kasus KDRT dan juga gugatan cerai yang dilayangkan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan masih dalam proses.