Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan Arya Saputra Siswa SMA Bina Marga 1, Bima Arya Minta Dihukum Berat

Suara Depok Suara.Com
Senin, 13 Maret 2023 | 15:52 WIB
Polisi Tangkap Pelaku Pembacokan Arya Saputra Siswa SMA Bina Marga 1, Bima Arya Minta Dihukum Berat
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso (Instagram @polrestabogorkota)

Depok.suara.com - Dua dari tiga pelaku yang diduga melakukan pembacokan terhadap Arya Saputra (16), siswa SMA Bina Marga 1 Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (10/3/2023) telah ditangkap jajaran Polresta Bogor Kota.

Arya Sugiarto merupakan warga Cijujung Tengah, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Arya merupakan pejalar kelas 10 di SMA Bina Marga 1 Bogor.

Seperti diketahui, Arya Saputra disabet oleh benda tajam oleh tiga orang yang berboncengan naik sepeda motor matik.

Seorang pengendara mobil kebetulan merekam aksi pembacokan pelaku terhadap Arya dengan kamera dashcam.

Pengendara mobil itu membagikan gambar di sosial media dan terlihat Arya sedang ditolong oleh teman-temannya usai dibacok pelaku di depan Gang Tapioka, Lampu Merah Pomad, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Tiga orang pelaku sedang berboncengan pakai motor matik jenis Honda PCX warna putih.     

"Atas kasus tersebut, sudah ada yang kami amankan dua orang," tutur Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, pada Senin (13/3), dilansir dari JPNN.

Namun, polisi belum menjelaskan secara rinci motif para pelaku melakukan pembacokan terhadap Arya Saputra.

Baca Juga: Sosok Vidya Piscarista: Istri Kepala BPN Jaktim Viral Pamer Harta, Pernah Jadi Model Iklan

Arya Saputra pun akhirnya meninggal dunia setelah sempat dibawa ke Rumah Sakit Family Medical Center (FMC) Bogor.
 
"Korban sudah dibawa ke RS FMC tetapi sayang nyawa korban tidak bisa ditolong," ungkapnya.

Ilustrasi [Markus Spiske / Unsplash]
Ilustrasi (sumber: Markus Spiske / Unsplash)

Walikota Bogor Ingin Pelaku Dihukum Berat

Sementara itu, Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto meminta pelaku yang membacok Arya Saputra hingga tewas dihukum berat.

Bima menilai tindakan kriminal ini bukan lagi kenakalan remaja.

"Enggak boleh ada keringanan, enggak boleh ada perlakuan istimewa. Harus betul-betul tegas, karena ini sudah sadis, bukan lagi kategori nakal," ungkap Bima kepada media, Sabtu (11/3).

Selain itu, kata Bima, jika saja SMK itu berada di bawah kewenangan Pemerintah Kota Bogor, maka dia tak akan segan menutup penerimaan siswa baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI