Oknum Petugas Imigrasi Diduga Palak Wisatawan Taiwan hingga Rp60 Juta, Bea Cukai Malah Kena Salah Sasaran

Suara Depok | Suara.com

Kamis, 13 April 2023 | 11:19 WIB
Oknum Petugas Imigrasi Diduga Palak Wisatawan Taiwan hingga Rp60 Juta, Bea Cukai Malah Kena Salah Sasaran
Ilustrasi Imigrasi (Dok: Imigrasi)

Depok.suara.com - Seorang turis asal Taiwan, L, memposting pengalamanya berkunjung ke bali di forum diskusi PTT. Baru-baru ini, dia terbang ke Bali dan memotret antrean panjang di imigrasi.

Dilihat dari akun Twitter @RadioTaiwanIDN, wisatawan itu dibawa petugas imigrasi ke sebuah “kamar gelap” dan didenda 4 juta rupiah akibat memotret area imigrasi. Petugas imigrasi menginterogasinya dan berkata akan mendeportasi L ke Taiwan. 

"L kaget karena baru pertama kali mendengar kalau memotret area imigrasi bisa dideportasi," tulis cuitan tersebut. 

Petugas imigrasi lalu menyuruh L duduk di sofa. Di sana, ia melihat beberapa turis lain juga digiring masuk ke ruangan. Setelah menunggu satu jam, L merasa tidak beres dan merasa petugas imigrasi sengaja membuatnya menunggu supaya ia berinisiatif membayar denda.

Petugas imigrasi tadinya mengatakan denda sebenarnya adalah US$4.000 (Rp60 Juta). Namun, karena L baru pertama kali melanggar, petugas itu hanya mendendanya US$400 saja. 

"L akhirnya berhasil menawarnya hingga US$300 (4,5 juta rupiah)," paparnya. 

Petugas imigrasi lalu menyuruh L menarik uang di ATM di kamar itu untuk menarik 4,5 juta rupiah. Tapi, karena batasan penarikan ATM, L hanya berhasil menarik 4 juta rupiah. Sebelum beranjak pergi, petugas imigrasi memperingatkan L untuk tidak memberitahukan hal ini ke siapapun karena sudah “mendiskon” denda L yang harusnya US$4.000 menjadi US$300 saja.

Hal yang menarik adalah warganet malah salah sasaran menyerang akun @BeaCukaiRI. Padahal dalam peraturan Bea Cukai tidak bisa melakukan penindakan terhadap warga negara asing. 

"Padahal sepengalaman gw, yg sering ngancem deportasi bule tu Imigrasi. Soalnya mereka yg bisa. Becuk kan gabisa," papar @txtxxx.

"WOY..bea cukai ga ada kewenangan utk deportasi.itu imigrasi. Dan yg biasanya ngelarang foto itu ya imigrasi.BEDA DONG BEDA !!
Pada ga pnh ke LN apa??," ucap @hukumxxxx.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alami Gangguan Jiwa, Kemenkumham DIY Tangani WNA Inggris yang Terlantar di Bantul

Alami Gangguan Jiwa, Kemenkumham DIY Tangani WNA Inggris yang Terlantar di Bantul

Jogja | Rabu, 05 April 2023 | 17:35 WIB

Kemenkumham DIY Lakukan Penanganan Terhadap 11 WNA Sejak Januari, Dua Dideportasi

Kemenkumham DIY Lakukan Penanganan Terhadap 11 WNA Sejak Januari, Dua Dideportasi

Jogja | Rabu, 05 April 2023 | 14:25 WIB

Mengganggu Ketertiban di Gunungkidul, WNA Hungaria Terancam Dideportasi

Mengganggu Ketertiban di Gunungkidul, WNA Hungaria Terancam Dideportasi

Jogja | Rabu, 05 April 2023 | 14:16 WIB

Terkini

68 Kode Redeem FF Max Terbaru 2 Mei 2026: Raih MP40 Cobra dan Winchester Kagura

68 Kode Redeem FF Max Terbaru 2 Mei 2026: Raih MP40 Cobra dan Winchester Kagura

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:15 WIB

Ulasan Novel Beauty Case, Membedah Obsesi Standar Kecantikan bagi Perempuan

Ulasan Novel Beauty Case, Membedah Obsesi Standar Kecantikan bagi Perempuan

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:15 WIB

Dari Bandung hingga Australia, Ribuan Massa Berbaju Hitam Padati Perayaan 10 Tahun Hammersonic

Dari Bandung hingga Australia, Ribuan Massa Berbaju Hitam Padati Perayaan 10 Tahun Hammersonic

Entertainment | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:10 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'

Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:00 WIB

91 Persen Koruptor Didominasi Laki-Laki, Benarkah Perempuan Lebih Antikorupsi?

91 Persen Koruptor Didominasi Laki-Laki, Benarkah Perempuan Lebih Antikorupsi?

Video | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:00 WIB

10 HP Flagship Android Terkencang AnTuTu April 2026: iQOO 15 Ultra Pemuncak

10 HP Flagship Android Terkencang AnTuTu April 2026: iQOO 15 Ultra Pemuncak

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:35 WIB

4 Low pH Cleanser Panthenol Rp30 Ribuan, Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

4 Low pH Cleanser Panthenol Rp30 Ribuan, Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

Your Say | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:30 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB