Depok.suara.com, Mobil yang ditumpangi oleh Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Depok, Nuraeni Widyati dilempari batu dan tanah saat melintas di pintu keluar Cisalak Depok, Tol Cinere Jagorawi (Cijago).
Sontak aksi pelemparan batu dan tanah tersebut sempat viral lantaran beredar di media sosial.
"Dilempari batu dan tanah min, dekat pintu keluar Cisalak Tol Cijago, oleh anak-anak yang tidak dikenal,"kata Ani melalui akun instagram @ainiwidyawati.
Nuraeni Widayati menuturkan bahwa peristiwa yang dialaminya berawal ketika mobil warna hitam yang sedang dikemudikan anaknya tiba-tiba mendapatkan lemparan benda berbahan keras mengenai kaca mobil depan.
"Kita lagi keluar tol pintu gerbang Cisalak tiba-tiba ada sesuatu benda seperti gumpalan tanah merah dilempar dari luar mengenai kaca mobil depan sampai terdengar bunyi keras brak,"katanya.
Dia menambahkan anak laki-lakinya langsung turun dari mobil setelah pelemparan ke kaca mobilnya mencoba mengejar pelaku.
"Anak saya sampai ngejar gerombolan anak-anak remaja seperti usia anak SMP berada di lokasi agak tinggi masuk ke dalam lingkungan RW 06 Kelurahan Cisalak Kecamatan Sukmajaya namun tidak tertangkap,"katanya.
Barang bukti bekas lemparan tanah banyak batu-batu kepingan keramik membuat kaca depan mobil mengalami baret.
Informasi dari pihak pengelola tol setempat di lokasi yang sama sudah ada tiga kali kejadian serupa bahkan ada sampai kaca mobil pengendara lain sampai pecah akibat dari tangan-tangan jahil anak-anak tidak bertanggung jawab melempar gumpalan tanah ke bawah (pintu keluar tol) sehingga dapat membahayakan pengemudi.
Baca Juga: Mudah! Cara Membuat Backup Gmail dan Tips Keamanan Akun
Sementara itu Nuraeni mencoba mencari informasi di sekitar lokasi kejadian menurut warga setempat diduga anak-anak tanggung sekolah SMP bukan warga setempat tapi orang luar.
"Ada yang liat warga sekitar montir cat mobil liat gerombolan anak-anak berlarian seperti ketakutan sedang dikejar orang. Menurut warga itu bukan anak sana tapi orang luar," katanya.
Kejadian yang menimpanya, lanjut Nuraeni sudah melaporkan ke pejabat camat setempat untuk dapat ditindak lanjuti.
"Sudah pernah dipatroli pihak Jasa Marga tapi selalu lolos terus. Jika bisa dipasang kamera cctv oleh pihak kepolisian setempat untuk memudahkan pihak Jasa Marga menangkap pelaku karena aksinya ini dapat membahayakan dan membuat kecelakaan," katanya.
Tadi saya juga sempat viralkan ke akun instagram @Depok24jam supaya pelaku dapat segera ditangkap dan menjadi efek jera.
Dia meminta kepada pihak pengelola tol dan lurah Cisalak untuk memonitor anak anak di RW 06 Kelurahan Cisalak agar tidak terjadi kembali.