Di tahun 1990-an, taman ini dilakukan pemagaran.
Lalu di tahun 1998-an terjadilah krisis moneter yang membuat lahan tersebut dibuat menjadi empang.
Pada tahun 2007, kawasan ini sempat menjadi kompleks pemulung.
Untungnya di masa pemerintahan wali kota Depok ke-2 yakni Nur Mahmudi Ismail, kawasan ini mulai dijadikan sebagai ruang terbuka hijau yang diperuntukkan bagi masyarakat umum.
Jadi, bisa dikatakan kalau Taman Lembah Gurame telah melalui banyak hal sehingga tampilannya bisa sampai seperti sekarang ini.
3. Bisa Menjadi Tempat Sarana Olahraga
Selain cocok untuk dijadikan sebagai tempat healing, Taman Lembah Gurame juga cocok dijadikan sebagai tempat untuk berolahraga.
Di taman ini, ada banyak sarana olahraga yang bisa dimanfaatkan oleh pengunjung.
Misalkan, adanya jogging track yang bisa digunakan untuk lari santai sambil menghirup udara segar yang ada di Taman Lembah Gurame.
Selain itu, ada outdoor gym di mana bisa menggunakan fasilitas ini untuk nge-gym gratis.
Ada juga lapangan luas yang biasanya digunakan oleh masyarakat setempat untuk tempat bermain futsal hingga skateboard.
Moms juga bisa menjumpai reflexy path yang merupakan jalanan setapak dengan batu-batu alam yang bagus digunakan untuk refleksi.