Inggit Garnasih pulang dengan membawa dua hal yakni harga diri sebagai perempuan yang tidak mau dimadu dan kenangan manis bersama Soekarno berjuang mendirikan bangsa.
Keinginan Soekarno menikahi Fatmati membuat Inggit Garnasih mundur dan pergi meninggalkan sang proklamator dirumahnya di Jalan Pengangsaan Timur, Jakarta Pusat.(*)