Kritik Telak Ucapan Luhut, Novel Baswedan : OTT Bisa Sasar Pejabat Siapa Saja, Kalau Tertangkap Sulit Ditolong

Dexcon | Suara.com

Rabu, 21 Desember 2022 | 12:03 WIB
Kritik Telak Ucapan Luhut, Novel Baswedan : OTT Bisa Sasar Pejabat Siapa Saja, Kalau Tertangkap Sulit Ditolong
Novel Baswedan (Suara.com/Angga Budhiyanto)

Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan menjadi sorotan publik setelah menganggap operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap koruptor tidak baik bagi negara. Eks penyidik KPK Novel Baswedan pun angkat bicara menanggapi pernyataan Luhut. 

Menurut Novel, OTT bisa menyasar semua pejabat yang terindikasi melakukan praktik korupsi. 

Melalui akun jejaring media sosial Twitternya, Novel Baswedan berharap bahwa banyak pejabat yang mengerti mengenai pentingnya pemberantasan korupsi.

Pernyataan Luhut soal OTT yang dinilai membuat citra negara jelek pun seketika disindir telak oleh Novel.

"Semoga tidak banyak pejabat yang tdk paham ttg pentingnya pemberantasan korupsi. Atas jgn2 dianggap tdk penting?" tulis @nazaqistsha, dikutip Suara.com, Rabu (21/12/2022).

Selain itu, Novel menjelaskan bahwa seputar OTT yang begitu penting untuk memberantas korupsi, supaya pelaku tak bisa mengelak.

"OTT kasusnya SUAP, yg mrpk induk korupsi. OTT bisa ungkap kasus korupsi secara telak, pelaku tidak bisa mengelak. SUAP pasti ada kepentingan dibaliknya, bila di OTT maka kerugian negara tdk terjadi," ungkap Novel.

Novel pun meminta agar KPK segera menyosialisasikan soal OTT kepada para pejabat negara. Pasalnya, OTT disebut Novel Baswedan menyasar ke pejabat siapa saja.

"@KPK_RI perlu sosialisasi agar pejabat tdk resisten dgn OTT," ungkap Novel.

"OTT bisa menyasar pejabat siapa saja, kalo sudah tertangkap sulit “ditolong/diselamatkan”. Krn penangkapan OTT persis saat berbuat, buktinya lengkap," lanjutnya.

Novel lantas mewanti-wanti bahwa barangkali OTT tersebut membuat banyak 'calon koruptor' takut.

Maka Novel menyarankan semestinya tidak perlu takut karena mereka cukup tak perlu melakukan korupsi jika tak mau terkena OTT.

Luhut mengungkap pendapatnya soal OTT yang kerap dilakukan KPK untuk membekuk para tersangka kasus korupsi. Menurutnya, aksi OTT KPK justru semakin membuat negeri semakin jelek.

"OTT-OTT ini kan enggak bagus sebenarnya. Buat negeri ini jelek banget," ungkap Luhut dalam acara Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi Tahun 2023-2024 yang diselenggarakan oleh KPK, Selasa (20/12/2022).

Sebagai gantinya, Luhut mengatakan bahwa digitalisasi dalam kehidupanlah yang akan mengurangi tindak pidana korupsi, sehingga KPK tidak perlu melakukan OTT lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Luhut, Giliran Wapres Ma'ruf Singgung OTT KPK, Ngomong Apa Dia?

Usai Luhut, Giliran Wapres Ma'ruf Singgung OTT KPK, Ngomong Apa Dia?

News | Rabu, 21 Desember 2022 | 12:15 WIB

Luhut Murka saat Tahu Akan Digocek Perusahaan Baterai Kendaraan Listrik Dunia

Luhut Murka saat Tahu Akan Digocek Perusahaan Baterai Kendaraan Listrik Dunia

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2022 | 12:08 WIB

Mantan Ketua KPK Ikut Soroti Ucapan Luhut Soal OTT: Kalau untuk Law Enforcement ya Gak Masalah

Mantan Ketua KPK Ikut Soroti Ucapan Luhut Soal OTT: Kalau untuk Law Enforcement ya Gak Masalah

News | Rabu, 21 Desember 2022 | 12:03 WIB

Luhut Sebut OTT Bikin Negara Jelek, KPK Ungkap Modus Pemufukatan Jahat Koruptor dengan Pebisnis

Luhut Sebut OTT Bikin Negara Jelek, KPK Ungkap Modus Pemufukatan Jahat Koruptor dengan Pebisnis

News | Rabu, 21 Desember 2022 | 11:52 WIB

Terkini

Perbedaan Ranking FIFA Timnas Indonesia Vs Oman yang Jadi Lawan di FIFA Matchday Juni

Perbedaan Ranking FIFA Timnas Indonesia Vs Oman yang Jadi Lawan di FIFA Matchday Juni

Bola | Senin, 27 April 2026 | 13:57 WIB

Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda

Pasokan Terancam di Selat Hormuz, Tren Kenaikan Harga Minyak Belum Reda

News | Senin, 27 April 2026 | 13:56 WIB

Biaya Layanan Towing saat Mobil Mogok di Jalan Tanpa Harus Bayar Mahal

Biaya Layanan Towing saat Mobil Mogok di Jalan Tanpa Harus Bayar Mahal

Otomotif | Senin, 27 April 2026 | 13:55 WIB

Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai

Bos Perusahaan Rokok PT Gading Gadja Mada Dipanggil KPK untuk Kasus Bea Cukai

News | Senin, 27 April 2026 | 13:54 WIB

PBVSI Panggil 17 Pemain untuk Tiga Kejuaraan Internasional, Ada Debutan

PBVSI Panggil 17 Pemain untuk Tiga Kejuaraan Internasional, Ada Debutan

Sport | Senin, 27 April 2026 | 13:54 WIB

5 Rekomendasi Sepeda Lipat Pacific Paling Murah untuk Gowes Harian

5 Rekomendasi Sepeda Lipat Pacific Paling Murah untuk Gowes Harian

Lifestyle | Senin, 27 April 2026 | 13:51 WIB

5 Drama China Trope Friends to Lovers, Ada You Are My Lover Friend

5 Drama China Trope Friends to Lovers, Ada You Are My Lover Friend

Your Say | Senin, 27 April 2026 | 13:50 WIB

4 Sepatu Lari Hoka Diskon Setengah Harga yang Wajib Diburu

4 Sepatu Lari Hoka Diskon Setengah Harga yang Wajib Diburu

Sumut | Senin, 27 April 2026 | 13:49 WIB

Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat

Isu Reshuffle Sore Ini, Bahlil: Ya Nanti Kita Lihat

News | Senin, 27 April 2026 | 13:48 WIB

Lubang Bekas Tambang Ilegal Makan Korban, ESDM Kaltim Turun Tangan

Lubang Bekas Tambang Ilegal Makan Korban, ESDM Kaltim Turun Tangan

Kaltim | Senin, 27 April 2026 | 13:48 WIB