Mario Dandy Satrio (20), anak pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo kini telah meringkuk di penjara setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap David (15), anak pengurus GP Ansor bernama Jonathan Latumahina.
Setelah kasus itu terungkap, keluarga Mario Dandy ternyata diam-diam mendatangi rumah orang tua David untuk meminta maaf.
Hal itu diungkapkan ayah David, Jonathan lewat cuitan di akun Twitter pribadinya, @seeksixsuck.
Menurutnya, kedatangan keluarga tersangka itu ke rumahnya untuk meminta maaf atas perbuatan Mario Dandy. Jonathan pun mengaku telah memaafkan.
"Keluarga pelaku semalam datang minta maaf, saya maafkan. Saya hanya meniru anak saya yang sangat pemaaf," tulis Jonathan seperti dikutip, Kamis (23/2).

Meski demikian, Jonathan memastikan jika proses hukum tetap berjalan meski sudah ada permintaan maaf dari keluarga Mario Dandy kepadanya.
Dalam cuitannya itu, Jonathan juga meminta doa masyarakat agar David bisa segera pulih. Sebab, anaknya hingga kini masih dalam kondisi koma di rumah sakit.
"Dan mohon maaf juga, proses hukum sudah bergulir. Kita punya tanggung jawab masing-masing, mohon doanya sampai saat ini david belum siuman," katanya.
Diketahui, polisi telah menangkap Mario pada Senin (20/2/2023) malam, tepat di hari yang sama dia melakukan penganiayaan terhadap David di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Fans Senang dan Kecewa dengan Jadwal Comeback SM Entertainment, Ada Apa?
Setelah tertangkap, polisi telah menetapkan Marido Dandy sebagai tersangka dan kini telah ditahan. Terungkapnya kasus ini, polisi juga masih menyelidiki soal mobil Jeep Rubicon yang digunakan Mario Dandy saat menganiaya korban. Ternyata, mobil mewah itu menggunakan pelat palsu.