Tak cuma membongkar dugaan bisnis narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan alias lapas, aktor kawakan Tio Pakusadewo turut membeberkan soal jasa esek-esek bagi narapidana di penjara.
Soal bisnis 'lendir' di penjara sempat diungkapkan Tio Pakusadewo dalam podcast Deddy Corbuzier, beberapa waktu lalu.
Dalam acara itu, Tio Pakusadewo menyebut praktik prostitusi online alias open BO itu terjadi saat jam besukan para napi di penjara.
Menurutnya, sejumlah perempuan sudah siap tanpa pakaian dalam. Sehingga saat masuk, mereka dapat langsung melakukan transaksi.
Dia pun mengatakan jika para sipir tidak akan melarang apabila sudah dibayar terlebih dulu.
"(Sipirnya) ya tahu lah. Kan dilempar uang mulutnya diam. Semua di sana ada harganya," kata Tio Pakusadewo seperti dikutip dari Suara.com dari podcast Deddy Corbuzier yang tayang pada 26 Januari 2023 lalu.
Menurutnya, praktik prostitusi itu juga terjadi di rumah sakit di penjara. Bahkan, Tio Pakusadewo mengatakan, layanan esek-esek itu juga menyiapkan 'perawat-perawat' yang siap memuaskan syahwat para napi di penjara.
"Ada rumah sakit di depannya. Jadi, kita bisa tuh pura-pura sakit, dirawat lah sehari, dua hari, datang deh suster-susteran. Ada tarifnya, sehari ada yang Rp1,5 (juta), ada yang Rp2,5 (juta)," lanjutnya.
Tio Pakusadewo mengatakan bahwa layanan prostitusi tersebut sudah menjadi rahasia umum.
Sebelumnya, dalam podcast Uya Kuya pekan lalu, Tio Pakusadewo mengungkapkan pengalamannya saat berada di dalam penjara. Diketahui, Tio Pakusadewo sudah dua kali masuk bui gegara kasus narkoba.
Kepada Uya Kuya, Tio Pakusadewo mengungkapkan bahwa ada bandar narkoba serta pabrik minuman keras di dalam lapas.
(Sumber: Suara.com)