Setelah sempat mangkir, Nindy Ayunda akhirnya memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri, Jumat (26/5). Nindy Ayunda bakal diperiksa lantaran diduga telah menyembunyikan Dito Mahendra yang masih buron usai menjadi tersangka kasus kepemilikan senjata api ilegal.
Dengan didampingi tim pengacaranya, Nindy Ayunda mengaku siap untuk menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri.
"Siap lah," katanya seperti dikutip dari Suara.com, Jumat.
Dia pun mengaku tidak akan gugup saat menjawab pertanyaan penyidik Polri.
"Nggak gimana-gimana sih. Ya Insyaallah nggak (gugup)," ujarnya sembari melempar senyum ke wartawan.
Di depan awak media, Nindy Ayunda juga meminta doa agar bisa menjalani pemeriksaan hingga tuntas.
"Doain ya," kata kekasih Dito Mahendra itu.
Diultimatum karena Mangkir
Nindy Ayunda sebelum mendapat ultimatum dari Polri gegara sempat mangkir terkait pemeriksaan kasus Dito Mahendra.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro sebelumnya meminta agar Nindy kooperatif saat dimintakan keterangan oleh penyidik Polri.
"Silakan hadir untuk penuhi panggilan penyidik untuk dimintai keterangan," kata Djuhandhani kepada wartawan, Rabu (24/5).
Djuhandhani menjelaskan, Nindy hari ini dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi. Dalam perkara kasus dugaan menyembunyikan Dito tersebut penyidik baru pertama kali melayangkan panggilan.
"Kalau tidak hadir penyidik punya kewenangan yang dilindungi undang-undang," jelas Djuhandhani.
Sembunyikan Dito Mahendra
Bareskrim Polri sebelumnya memutuskan untuk meningkat status perkara obstruction of justice terkait menyembunyikan Dito ke tahap penyidikan. Peningkatan status perkara dilakukan berdasar hasil gelar perkara pada Sabtu (20/5/2023) lalu.