Pelapor Kecewa Neno Warisman Mangkir Diperiksa Polisi

Tomi Tresnady, Yazir Farouk

Selasa, 10 Maret 2015 | 12:28 WIB
Pelapor Kecewa Neno Warisman Mangkir Diperiksa Polisi
Neno Warisman. (Suara.com/ Nanda Hadiyanti)

Suara.com - Artis senior yang kini menghabiskan hidupnya untuk siar agama Islam, Neno Warisman, tak penuhi panggilan penyidik Polres Jakarta Selatan, pada Senin (9/3/2015).

Seharusnya, Neno sudah menjalani pemeriksaan atas laporan pasangan suami istri Geodi Naim dan Mirza Dewayanti yang merasa ditipu karena batal berangkat umrah melalui jasa perjalanan umrah milik Neno, Neno Tour.

"Kami sangat menyayangkan atas mangkirnya Mbak NW (Neno Warisman) di Polres Metro Jakarta Selatan. Itu langkah yang tidak tepat," kata Ramzy, kuasa hukum pelapor, dihubungi Suara.com, Selasa (10/3/2015).

Menurut Ramzy, penyelidikan kasus tersebut bisa terhambat gara-gara Neno mangkir.  Soalnya, polisi kata dia, saat ini tinggal meminta keterangan Neno.

Pelapor, tiga orang lainnya yang juga batal berangkat umrah. dan beberapa karyawan Neno Tour sudah lebih dulu diperiksa polisi.

"Mba NW klarifikasi di mana-mana, tapi tidak mengklafikasi di hadapan penyidik. Proses hukum ini harusnya bisa cepat berjalan dan tuntas. Saya himbau agar Mbak NW hadiri pemeriksaan. Hadapi lah," ujarnya menegaskan.

Diberitakan sebelumnya, pasangan Geodi dan Mirza melaporkan Neno di Polres Jakarta Selatan pada 8 Januari 2015. Dalam laporannya, Neno dituding melakukan penipuan setelah mereka batal berangkat umrah pada 23 Desember 2014.

Padahal, Geodi dan Mirza telah menyetor duit senilai 2.550 dolar Amerika atau Rp33 juta (1 dolar = Rp12.900).  32 calon jamaah umrah lainnya juga batal berangkat ketika itu.

Neno sendiri sudah membatah semua tuduhan pelapor. Saat menggelar jumpa pers beberapa hari lalu, Neno mengatakan pihaknya pernah menawarkan pengembalian uang kepada Geodi dan Mirza. Namun kata Neno, mereka menolaknya.

Kuasa hukum Neno, Sapta Simon, juga siap melaporkan balik suami istri tersebut setelah pihak Neno mengumpulkan bukti.

Sapta juga telah menjelaskan kliennya tak penuhi panggilan penyidik karena sedang umrah. Dia pun sudah menjelaskan Neno akan hadiri pemeriksaan perdana pada 23 Maret nanti.

"Kami minta reschedule tanggal 23 Maret. Permohonan sudah diterima penyidik tinggal tunggu kabar," ujar Sapta, kemarin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dugaan Penipuan, Neno Warisman Absen pada Pemeriksaan Pertama

Dugaan Penipuan, Neno Warisman Absen pada Pemeriksaan Pertama

Entertainment | Sabtu, 07 Maret 2015 | 19:13 WIB

Kasus Penipuan, Neno Warisman Akan Laporkan Balik Penuduhnya

Kasus Penipuan, Neno Warisman Akan Laporkan Balik Penuduhnya

Entertainment | Sabtu, 07 Maret 2015 | 18:28 WIB

Dugaan Penipuan, Neno Warisman Diperiksa Polisi Minggu Depan

Dugaan Penipuan, Neno Warisman Diperiksa Polisi Minggu Depan

Entertainment | Jum'at, 06 Maret 2015 | 20:57 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×