Asiri: 5000 Lagu Diunduh Secara Ilegal Setiap Menit di Indonesia

Liberty Jemadu

Selasa, 19 Mei 2015 | 01:47 WIB
Asiri: 5000 Lagu Diunduh Secara Ilegal Setiap Menit di Indonesia
Ilustrasi unduh musik ilegal (Shutterstock).

Suara.com - Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (Asiri) meminta pemerintah menutup situs-situs internet yang menyediakan fasilitas pengunduhan musik atau lagu secara ilegal karena aksi itu telah merugikan seniman dan industri musik di Tanah Air.

"Karena perkembangan teknologi, ada musik yang bisa diunduh melalui internet secara ilegal," kata Ketua Umum Asiri Gumilang Ramadhan di Jakarta, Senin.

Ia menyebutkan ada sekitar 237 juta lagu yang diunduh secara ilegal per bulan atau tujuh juta lagu per hari, 330.000 per jam, 5.000 lagu per menit, 92 lagu per detik.

"Jadi kurang lebih 2,8 miliar lagu diunduh dalam setahun yang ilegal. Ini kondisi yang menyedihkan kami, secara fisik sudah turun, hampir tidak ada, nada sambung pribadi ada 14 juta, tapi yang melalui internet ini yang harus kami hadapi," keluh Gumilang.

Ia menyebutkan sekarang industri rekaman berada di persimpangan dari produk yang terlihat secara fisik berupa kaset, CD, VCD dan sebagainya ke era baru yaitu digital.

Stiker Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada era kaset dan piringan digital di sekitar tahun 1996 ada sekitar 77 juta unit dan industri rekaman menyerap sekitar 6.000 tenaga kerja.

Sementara di era 2005-2011, cerita Gumilang, industri rekaman bekerja sama dengan operator telekomunikasi memberikan layanan Ring Back Tone (RBT) atau nada sambung pribadi di telepon genggam. Pada 2011, pelanggan RBT mencapai sekitar 28 sampai 30 juta pelanggan.

"Tetapi satu hari di bulan Oktober, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) mereset semuanya sehingga dalam waktu singkat pelanggan RBT itu turun menjadi tiga juta," katanya.

Stiker PPN yang pada 2010 mencapai 70 juta dan turun drastis pada 2011 menjadi hanya 11 juta saja.

Saat ini Gumilang menyebutkan banyak paltform musik yang masuk ke Indonesia, salah satunya adalah iTunes dari Apple. Ini platform ini hanya tersedia pada telepon seluler iPhone yang harganya terlalu mahal, dari Rp5 juta - Rp14 juta dan jumlahnya di Indonesia sangat sedikit.

Menurut dia handset yang lebih murah hingga saat ini belum ada platform musiknya yang sukses sehingga iTunes dinikmai kelas atas yang mengonsumsi lagu barat, lagu Indonesianya sedikit.

"Jadi sekitar 85 persen lagi barat 15 persennya lagu Indonesia. Kebalikan yang RBT dimana 85-95 persen lagu Indonesia 15-10 persen adalah lagu barat karena RBT tidak perlu handphone canggih," ujar Gumilang.

Asiri, yang berdiri tahun 1978, pernah mempunyai anggota hingga 130 perusahaan pada masa jayanya. Kini asosiasi itu hanya beranggotakan 75 perusahaan. Tiga di antaranya adalah perusahaan asing.

Asiri merupakan anggota International Federation of the Phongraphic Industry (IFPI) atau Asosiasi Perusahaan Rekaman Dunia.

Gumilang mengatakan Menkominfo Rudyantara pernah mengundang Asiri untuk mencari cara menutup website ilegal itu, tetapi hingga saat ini belum ada langkah konkret ke arah itu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Juicy Luicy Raih 2 Penghargaan Bergengsi di Ajang Official Indonesia Charts

Juicy Luicy Raih 2 Penghargaan Bergengsi di Ajang Official Indonesia Charts

Entertainment | Jum'at, 02 Mei 2025 | 20:34 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×